Pengertian dan Contoh Kalimat Majas Sarkasme

- Senin, 28 Maret 2022 | 21:46 WIB
Ilustrasi majas sarkasme
Ilustrasi majas sarkasme

Puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi sendiri dapat dibagi menjadi beberapa jenis dilihat dari masa, struktur, dan bentuknya. Kali ini kita tidak akan membahas salah satu unsur dari puisi, yaitu majas.

Apa itu majas? Majas adalah bentuk gaya bahasa. Secara istilah, majas berarti gaya bahasa yang digunakan penulis atau penyair dalam menuliskan sebuah pesan secara imajinatif dan kiasan. Ada berbagai jenis majas, seperti personifikasi, satire, sinisme, ironi, dan sarkasme. Khusus pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu majas tersebut, yaitu majas sarkasme.

Pengertian Majas Sarkasme

Majas sarkasme adalah majas yang ditujukan untuk menyindir, menyindir, menyinggung, dan mengolok-olok seseorang atau sesuatu. Majas ini termasuk dalam kelompok majas sindiran. Sarkasme berasal dari bahasa Yunani. Sarkasme terdiri dari 2 kata, sark yang berarti "daging" dan asmos yang berarti "merobek". Jadi secara bahasa, sarkasme dapat diartikan "merobek daging".

Majas sindiran sendiri memiliki 5 jenis, yaitu ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan innuendo. Dari kelima jenis tersebut, majas sarkasme adalah gaya bahasa berupa sindiran yang paling kasar. Namun, sarkasme adalah ungkapan hati yang berlandaskan pada pendengar atau pembaca untuk terlibat dalam lelucon semata. Sindiran jenis ini dapat diartikan sebagai ungkapan yang tak hanya dikenali dengan kata-kata tapi juga melalui nada suara, ekspresi wajah, dan konteks lainnya.

Sarkasme dapat ditujukan untuk mengungkapkan hal-hal yang menjadi bahan pembicaraan dalam pembahasan hal-hal yang tidak berjalan seperti yang diekspektasikan. Selain itu, sindiran ini juga digunakan untuk mengejek atau mengganggu seseorang, atau untuk tujuan humor. Sarkas adalah pernyataan ironis yang dimaksudkan untuk mengejek atau mengejek orang lain.

Sarkasme sebagai sindiran dapat berupa penghinaan dan celaan yang mengekspresikan rasa kesal dan marah dengan menggunakan kata-kata kasar. Majas ini dapat melukai perasaan seseorang dengan kepahitan diksi yang digunakan dan hujatan yang getir. Oleh karena itu, penggunaan sarkasme harus melihat kondisi dan situasi.

Baca Juga: 5 Jenis Majas Sindiran dalam Puisi (Ironi, Sinisme, Sarkasme, Satire, dan Innuendo)

Cara Penggunaan Majas Sarkasme

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: katadata.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Ruangan dan Tempat Umum dalam Bahasa Inggris

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Cara Menulis Abstrak Dalam Karya Ilmiah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:51 WIB

Cara Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Jepang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Apresiasi: Pengertian dan Fungsinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:14 WIB

Memahami Mitologi Di Belahan Dunia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Mengenal Proses Terjadinya Banjir

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:10 WIB
X