40 Contoh Parikan Berbahasa Jawa

- Selasa, 17 Mei 2022 | 10:08 WIB
Ilustrasi parikan  (Ruswanti)
Ilustrasi parikan (Ruswanti)

Dalam sastra Indonesia, kita mengenal pantun. Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang ada dalam karya sastra Indonesia. Pantun biasanya terdiri dari dua sampai 4 baris yang berisi kalimat awalan dengan kalimat lain yang mengandung isi. Dalam kalimat tersebut disusun dengan menggunakan kata-kata yang berima atau mempunyai intonasi akhir yang sama.

Pantun merupakan salah satu budaya yang dilestarikan oleh masyarakat Indonesia yang lah mlka sjak lama. Misalnya, pada masyarakat Betawi, pantun biasanya digunakan sebagai hiburan selamat datang untuk menyambut tamu dalam acara-acara tertentu. Selain itu, pantun juga termasuk salah satu budaya yang ada dalam masyarakat Jawa.

Baca Juga: Guru Gatra, Guru Wilangan, dan Guru Lagu dalam Tembang Macapat Jawa

Dalam bahasa Jawa, pantun disebut parikan. Parikan terdiri dari beberapa baris kalimat yang memiliki rima di akhir kalimatnya. Parikan juga sering digunakan dalam setiap pentas hiburan seperti wayang atau pagelaran seni lainnya. Bahkan hingga kini, terdapat macam-macam pantun lucu bahasa Jawa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh-contoh parikan dalam bahasa Jawa melansir dari Merdeka.com.

Contoh Parikan Bahasa Jawa

  1. Lungo warung tuku jamu

Pesen limo gari siji

Nek aku tresno marang sliramu

opo yo kudu seloro iki

  1. Pamit lungo menyang Seturan

Jebule dolan nang Palagan

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Merdeka.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Jenis Tuas dalam Pesawat Sederhana

Senin, 27 Juni 2022 | 23:32 WIB

4 Prinsip Kerja Pesawat Sederhana

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12 WIB
X