Pengertian Penokohan Dalam Sebuah Karya Beserta Fungsi dan Jenisnya

- Rabu, 18 Mei 2022 | 22:07 WIB
Ilustrasi penokohan dalam sebuah karya (Sumber foto: Freepik) (Adinda Nawangwulan)
Ilustrasi penokohan dalam sebuah karya (Sumber foto: Freepik) (Adinda Nawangwulan)

Penokohan dalam sebuah karya sastra digunakan untuk menyampaikan dan menjelaskan lebih lanjut mengenai karakter tokoh tertentu dalam sebuah cerita. Dalam prosesnya, penokohan meurpakan tahapan awal dari seorang penulis cerita dengan mengenalkan karakter yang akan muncul dalam cerita tersebut.

Penokohan juga merupakan komponen yang penting dalam penulisan sebuah karya baik dalam bentuk novel, drama maupun film.

Fungsi dari penokohan ini adalah untuk memahami berbagai perilaku setiap karakter yang ditampilkan dalam sebuah cerita. Dalam penokohan nantinya hal ini akan membantu penikmatnya dapat memahami proses pemikiran yang dibawakan oleh seorang tokoh. Dengan adanya penggunakan penokohan yang baik akan mengarahkan penikmatnya terasa memiliki hubungan dengan memahami peristiwa yang terjadi dalam cerita tersebut.

Adapun jenis-jenis penokohan antara lain:

Baca Juga: Kembali Setelah Lama Vakum, Kim Seon Ho Siap Bintangi Drama Teater ‘Touching The Void’

  1. Penokohan secara langsung (Eksplisit)

Jenis penokohan ini merupakan pendekatan langsung dalam pembangunan karakter yang akan di ceritakan. Di dalamnya, akan muncul beberapa hal seperti narator, protagonis sendiri, dan juga karakter lain yang berfungsi untuk memberitahukan para pembaca mengenai subjek dari tokoh tersebut.

Penokohan ini akan memperlihatkan keadaan dan sifat dari tokoh-tokoh yang dimunculkan secara langsung seperti ciri-ciri fisik hingga sikap yang ditunjukkan.

  1. Penokohan tidak langsung

Jenis penokohan ini adalah cara yang tidak menggambarkan karakter dalam cerita tertentu secara langsung. Nantinya, orang yang akan membaca atau menonton cerita tersebut perlu menggambarkan sendiri bagaimana karakteristik tokoh tersebut dari perilaku, ucapan, hingga cara berpikir dan berbicara dari tokoh yang diperankan. Hal lain yang mendukungnya adalah cara berkomunikasi dengan karakter lain dan melihat respon dari krakter lain mengenai tokoh yang dimaskud.

Dalam pengertian lain, penokohan secara tidak langsung ini akan disamarkan watak tokoh oleh pengarang terhadap ceritanya.

Halaman:

Editor: Adinda Nawangwulan

Sumber: Gurupendidikan.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Materi Sejarah: Deklarasi Djuanda

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:15 WIB

Contoh Soal Biologi Bab Animalia Kelas 10

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:22 WIB

Gerak Higroskopis dan 5 Contoh pada Tumbuhan

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:17 WIB

Jenis-Jenis Penyerbukan pada Berbagai Tanaman

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:59 WIB

3 Jenis Tuas dalam Pesawat Sederhana

Senin, 27 Juni 2022 | 23:32 WIB

4 Prinsip Kerja Pesawat Sederhana

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12 WIB
X