Karakteristik dan Jenis Kain Denim

- Senin, 23 Mei 2022 | 10:58 WIB
Kain Denim
Kain Denim

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan primer, hal inilah yang menciptakan kepopuleran dan inovasi untuk membuat kain yang cocok dalam berbagai acara. Pembahasan kali ini terkait salah satu jenis kain yang populer sejak dulu hingga sekarang. Kain ini biasa digunakan sebagai fashion anak muda.

Kain yang populer tersebut adalah kain denim. Nah, jangan salah sangka kain denim adalah jeans, ya. Sebab, keduanya berbeda. Denim memiliki karakteristik, bahan, dan ciri tersendiri yang membedakannya dengan jeans.

Kain denim adalah salah satu jenis kain yang proses pembuatannya dengan cara ditenun memakai serat katun berwarna biru. Serat katun berwarna biru yang dimaksud tersebut adalah untuk jenis pakaian. Sedangkan, untuk jenis lungsi menggunakan serat warna putih. Kain ini dibuat dengan bahan Twill Weave atau sejenis tenun silang kepar. Jadi, bahan ini mampu menghasilkan garis diagonal yang merupakan ciri khas dari kain denim secara umum.

Sejarah Kain Denim

Awalnya, kain denim dikembangkan oleh Amerika Serikat untuk para pekerja di pertambangan. Bahan denim asli terbuat dari 100% bahan katun. Saat ini, sudah banyak produk denim dicampur dengan bahan lain, seperti spandex agar lebih elastis.

Nah, sejarah kain denim sendiri awalnya merupakan jenis kain katun kasar yang digunakan untuk pakaian para pekerja pertambangan. Nama denim sendiri diambil dari salah satu kota yang terletak di kawasan Prancis dengan nama Nimes. Kain denim awalnya bernama Serge De Nimes. Seiring berjalannya waktu, nama tersebut disingkat menjadi denim atau de Nimes. Arti dari de Nimes adalah from Nimes.

Pada awal abad ke 17, nama denim sangat terkenal di Inggris. Sesudah diteliti, ternyata Inggris juga memiliki pabrik denim tersendiri. Sejak abad tersebut, kain ini semakin terkenal di Eropa. Bahkan, namanya juga merambah ke kawasan Amerika. Dan jenis kain ini saat ini digunakan untuk membuat celana cowboy.

Kain denim juga mudah dicuci. Selain itu, teksturnya sedikit tebal dan terbilang sangat awet. Bahkan, jika diamati tekstur yang dimiliki mirip layaknya karpet. Namun, terkesan lebih tipis dan lebih halus. Di awal munculnya jenis kain ini, hanya ada satu warna yang ditawarkan, yakni warna indigo. Sekarang, warna kain ini bermacam-macam, mulai dari warna hitam, abu-abu, putih khaki, biru terang, cokelat dan warna-warna lainnya. Bahkan untuk saat ini sudah ada warna-warna cerah seperti hijau, merah, pink dan lain sebagainya.

Karakteristik Kain Denim

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Bukalapak, Sumbernesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengertian, Unsur dan Fungsi Sejarah

Rabu, 22 Juni 2022 | 11:25 WIB

Unsur, Rumus dan Contoh Soal Lingkaran

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:37 WIB

Apa Hukum Kekekalan Massa Dan Siapa Penemunya?

Rabu, 22 Juni 2022 | 03:14 WIB
X