Kisah Mutiara Novennica, Wisudawati UPI YPTK Padang yang Diterima Kerja Sebelum Wisuda

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:52 WIB
H. Candrianto, ST.M.Pd.IPM.CSE, Dosen Politeknik ATI Padang bersama putrinya, Mutiara Novennica.
H. Candrianto, ST.M.Pd.IPM.CSE, Dosen Politeknik ATI Padang bersama putrinya, Mutiara Novennica.

HARIANHALUAN - 25 Mei 2022 merupakan salah satu hari paling bersejarah dalam hidupku, pada hari itu aku dilantik sebagai salah satu dari lebih ratusan orang kandidat wisudawan gelombang 2 Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang tahun akademik 2021/2022.

Rasa haru dan bahagia bercampur menjadi satu, penantian selama tiga setengah tahun ini akhirnya berbuah manis. Boleh kan sedikit sharing mengenai pahit manisnya perjuangan dalam menggapai gelar sarjana ini?. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi. Perjuangan ini dimulai tepat enam bulan sebelum aku melaksanakan sidang akhir pada 02 Maret 2022.

Saat itu, aku akan melakukan penelitian tugas akhir pada instansi pemerintah yang ada di Sumatera Barat, namun banyak yang menolak dikarenakan situasi pandemic covid-19 sehingga tidak menerima mahasiswa untuk melakukan penelitian.

Hati ini mulai resah dan perasaan bercampur sedih dan galau, namun bekat motivasi yang besar dari teman-teman serta dukungan orang tua akhirnya kegalauan itu terobati.

Aku terus berusaha dan berjuang walaupun pihak kampus sudah beberapa kali mengeluarkan surat pengantar untuk pelaksanaan penelitian. Akhirnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat menerima aku untuk melaksanakan penelitian, senang dan bangganya hati ini.

Tidak ada perjuangan yang tidak membawa hasil dan selalulah berdoa kepada Allah untuk memudahkan perjalanan aku. Aku sujud syukur kepada Allah SWT.

Tantangan yang aku hadapi cukup banyak, diantaranya menemui para ASN terutama para pejabat dilingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam hal ini mengisi kuisioner penelitian.

Tekad aku bulat dengan penuh percaya diri melakukan komunikasi dengan para ASN dan akhirnya semua tantangan itu dapat teratasi dengan baik, jangan mundur sebelum menempuh arus gelombang yang akan kita jumpai.

Singkat cerita, ‘segala penderitaan’ itu berhasil dilalui dan penelitian pun berakhir. Saat sidang Sarjana berlangsung, ada sebuah kabar menggegerkan bahwa ada laporan orang tua datang ke kampus dan melihat situasi ujian, walaupun sudah ada edaran tidak diperbolehkan orang tua dating ke kampus, aku kena tegur oleh Ketua Prodi sehingga membuat hati tidak nyaman dan bercampur sedih lagi, ingat saat penelitian dulu.

Untuk orang tua aku seorang motivator selalu membangkitkan semangat aku, dengan kata-katanya “Anak Ku setiap perjuangan itu tidaklah mudah dan selalu ada kerikil-kerikil kecil, bagaimana kamu bisa melwatinya dengan baik, insyaallah kamu berhasil dan tenanglah dalam menghadapi sebuah persoalan”.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Penulis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Berbagai Macam Bidang Manajemen

Senin, 4 Juli 2022 | 20:04 WIB

Materi Sejarah: Deklarasi Djuanda

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:15 WIB

Contoh Soal Biologi Bab Animalia Kelas 10

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:22 WIB

Gerak Higroskopis dan 5 Contoh pada Tumbuhan

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:17 WIB

Jenis-Jenis Penyerbukan pada Berbagai Tanaman

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:59 WIB
X