Tembang Asmaradana: Aturan dan Contoh Beserta Artinya

- Kamis, 2 Juni 2022 | 19:57 WIB
Tembang Asmaradana  (Ruswanti )
Tembang Asmaradana (Ruswanti )

Sebagai salah satu dari tembang macapat, tembang asmaradana berisi tentang fase kehidupan asmara manusia. Tembang ini diciptakan oleh Mangkunegara IV yang hidup pada 1811–1881.

Selain itu, tembang asmaradana berisi filosofi tentang perjalanan hidup seseorang dalam memadu kasih bersama pasangan hidupnya. Kehidupan cinta menjadi bagian dari kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.

Nah, berikut ulasan tentang aturan dan contoh tembang asmaradana, yang dilansir dari Kumparan.com. Yuk, simak?

 

Aturan Tembang Asmaradana

Baca Juga: Tembang Kinanthi: Watak, Aturan, Makna, dan Contohnya

Aturan Tembang Asmaradana (Ruswanti )

Seperti tembang macapat lainnya, tembang asmaradana memiliki guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan. Guru gatra tembang asmaradana adalah 7 larik atau baris di tiap baitnya, sedangkan guru lagunya i, e, a, a, u, a di setiap akhir baris.

Sementara itu, guru wilangan tembang asmaradana adalah 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8. Jadi, setiap baris pertama terdiri atas 8 suku kata, baris kedua 8 suku kata, dan seterusnya.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Ruangan dan Tempat Umum dalam Bahasa Inggris

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Cara Menulis Abstrak Dalam Karya Ilmiah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:51 WIB

Cara Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Jepang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Apresiasi: Pengertian dan Fungsinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:14 WIB

Memahami Mitologi Di Belahan Dunia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Mengenal Proses Terjadinya Banjir

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:10 WIB
X