Penjelasan 4 Komponen Penyusun Darah

- Senin, 13 Juni 2022 | 09:04 WIB
Komponen penyusun darah
Komponen penyusun darah

Sistem sirkulasi merupakan sistem yang bertugas untuk mengedarkan nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh oleh jantung, pembuluh darah, dan darah. Darah sendiri merupakan 7%-8% dari total berat badan manusia. Darah memiliki peran yang sangat penting.
Pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari tentang 4 komponen penyusun darah. Sebelum itu, ketahui beberapa fungsi darah yang dilansir dari Katadata.co.id berikut ini.
Fungsi Darah
Berikut fungsi-fungsi darah di dalam tubuh manusia.
1. Memasok dan mengeluarkan oksigen
Darah berguna untuk mengambil oksigen dari udara yang ada di paru-paru kemudian menyebarkan ke seluruh sel dan jaringan. Darah juga akan membuang karbon dioksida dari sel dan mengangkut ke paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh.

Baca Juga: Anatomi Jantung Manusia
2. Membawa nutrisi dan hormon
Darah mengandung beberapa nutrisi dan hormon yang dibutuhkan tubuh, yaitu asam amino, asam lemak, vitamin, mineral, dan glukosa. Nutrisi tersebut akan diedarkan oleh darah ke sel-sel tubuh. Dalam hal ini, darah berperan dalam sistem pencernaan dan sistem endokrin. Nutrisi yang telah selesai dicerna akan diserap dalam aliran darah lewat pembuluh kapiler di usus halus. Untuk sistem endokrin, darah membantu mengedarkan hormon menuju sel dan organ yang menjadi targetnya.
3. Mengatur suhu badan
Darah juga berperan untuk mengatur suhu badan. Darah akan menyerap dan mendistribusikan panas ke seluruh tubuh. Cairan tersebut bisa membantu mempertahankan homeostatis lewat pernapasan atau konservasi kehangatan.

Baca Juga: Waspada! Subvarian BA.2 Sebabkan Gejala COVID-19 yang Lebih Parah
4. Mengobati luka
Saat kita terluka, darah akan membantu untuk menyembuhkan luka. Saat kita mengalami cedera, maka pembuluh darah akan robek. Kondisi tersebut membuat trombosit dan protein plasma bekerja sama untuk menghentikan perdarahan. Trombosit bekerja sama dengan vitamin K untuk menggumpalkan darah dan membuat sumbatan di tempat yang rusat. Protein plasma akan membuat benang yang bernama fibrin untuk menyempurnakan kerja trombosut sehingga luka bisa tertutup.
5. Melawan penyakit
Darah mengandung sel untuk melawan zat asing yang masuk ke tubuh kita. Sel tersebut adalah sel darah putih. Jumlah sel darah ini tidak terlalu banyak, yaitu hanya sekitar 1% dari jumlah darah yang ada. Namun sel darha putih bisa berkembang biak menjadi banyak saat terjadi peradangan.
Komponen Penyusun Darah
Darah yang biasa kita lihat berwarna merah. Meskipun begitu, ketika darah dipisahkan secara sentrifugasi, akan terbentuk dua warna yang terlihat sangat berbeda. Daerah tersebut merupakan 2 komponen utama, yaitu plasma darah dan sel-sel darah. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang komponen darah, simak penjelasan berikut ini.
A. Plasma Darah
Plasma darah adalah komponen penyusun darah yang paling banyak, sebesar 55% bagian darah adalah plasma darah. Plasma darah terdiri dari garam mineral, protein-protein darah seperti albumin, fibrinogen, dan antibodi, nutrisi, hormon, gas terlarut, serta zat hasil ekskresi. Plasma darah sendiri terdiri dari 90% air. Fungsi dari plasma darah untuk mengedarkan nutrisi, hormon, dan oksigen ke seluruh tubuh.
B. Sel-Sel Darah
Penyusun yang kedua adalah sel-sel darah sebesar 45% dari bagian darah. Sel darah ini dibagi menjadi 3 komponen penyusun, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Melansir dari Ruangguru.com, berikut penjelasan masing-masing sel darah.
1. Sel Darah Merah (Eritrosit)

Sel darah merah

Sel darah merah atau eritrosit berbentuk bikonkaf dan tidak memiliki inti sel. Bikonkaf adalah bentuk yang mirip dengan donat namun tidak berlubang. Jadi, dua sisinya cekungan ke dalam. Ukurannya kecil dan fleksibel. Sel darah ini berjumlah sekitar 4-5 juta sel/mm3. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang mengikat zat besi.
Sel darah merah berfungsi membawa hemoglobin yang telah terikat oksigen dari paru-paru menuju jaringan lain. Selain itu, sel darah merah yang telah mengangkut oksigen, harus mengangkut hemoglobin yang telah terikat karbondioksida kembali ke paru-paru untuk melanjutkan siklus pernapasan manusia.
2. Sel Darah Putih (Leukosit)

Sel darah putih

Sel darah putih atau leukosit berbentuk bulat dan tidak beraturan. Bedanya dengan sel darah merah, kalau sel darah putih itu memiliki inti sel. Ukurannya juga lebih besar dari sel darah merah. Jumlahnya sekitar 5-10 ribu sel/mm3. Sel darah putih dapat dibedakan menjadi dua, yaitu granulosit dan agranulosit.
Sel darah putih berfungsi dalam menjaga kekebalan dan pertahanan tubuh. Leukosit ini bertugas untuk menetralkan bakteri dan kuman yang masuk melalui aliran darah atau dari luka yang terbuka. Leukosit bisa melakukan hal tersebut karena mempunyai sifat amoeboid yang membuatnya dapat bergerak bebas dan sifat fagositosis atau memangsa bakteri dan sel-sel yang telah mati.
3. Keping Darah (Trombosit)
Keping darah biasa dikenal dengan nama trombosit adalah komponen terakhir dalam sel-sel darah. Keping darah memiliki bentuk bulat, memanjang, maupun oval, wujudnya tidak berwarna, tidak berinti sel, berukuran lebih kecil dari eritrosit dan leukosit, dan mudah pecah. Jumlahnya di dalam tubuh sekitar 200-400 ribu sel/mm3.
Tugas trombosit adalah untuk menggumpalkan darah. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengurangi darah yang keluar pada saat terjadi luka pada manusia. Mereka membentuk benang-benang fibrin. Kerja trombosit dibantu oleh ion Ca (kalsium) dan vitamin K.

Baca Juga: Pengertian Kerongkongan (Esofagus), Anatomi beserta Fungsinya
Dalam sistem sirkulasi, darah merupakan cairan yang sangat penting. Fungsi dari darah sangat penting, yaitu mengedarkan nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, mengatur suhu, mengobati luka, membawa zat sisa ke ginjal, dan melawan penyakit. Penyusun darah ada dua komponen utama, yaitu plasma darah dan sel-sel darah. Sel darah terbagi lagi menjadi 3, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah.

Editor: Ruswanti

Sumber: katadata.co.id, Ruangguru.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Cerita Dongeng Anak yang Memuat Nilai Moral

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:56 WIB

3 Cerita Legenda Indonesia yang Populer

Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:40 WIB
X