Gerak Higroskopis dan 5 Contoh pada Tumbuhan

- Selasa, 28 Juni 2022 | 16:17 WIB
Pohon kapuk, ilustrasi gerak higroskopis pada tumbuhan
Pohon kapuk, ilustrasi gerak higroskopis pada tumbuhan

Apakah kalian tahu bahwa tumbuhan juga memiliki sistem gerak? Seperti makhluk hidup lainnya, tumbuhan juga dapata bergerak, loh. Gerakan pada tumbuhan disebut juga iritabilitas atau merespon rangsangan. Rangsangan pada tumbuhan dapat berupa cahaya, suhu, air, sentuh suara, bau, makanan, dan lain-lain.

Kali ini, kita akan membahas salah satu gerakan pada tumbuhan, yaitu gerak higroskopis. Sebelum itu, apa itu gerak higroskopis?

Definisi Gerak Higroskopis

Gerak higroskopis adalah gerak pada tumbuhan akibat adanya perubahan kadar air dalam sel tumbuhan, sehingga menyebabkan penyusutan pada tumbuhan yang tidak merata.  

Contoh Gerak Higroskopis pada Tumbuhan

Nah, untuk memahami tentang gerak higroskopis, berikut beberapa gerakan pada tumbuhan melansir dari Dosenbiologi.com.
1. Pecahnya Kulit Buah Kedelai
Buah kedelai adalah kelompok kacang–kacangan. Gerak higroskopis terlihat pada saat buah terpecah saat memasuki masa tua adalah hal yang sering terjadi karena peristiwa fisiologis pada tumbuhan. Hal tersebut yang akan membantu tumbuhan dalam proses penyebaran. 

Proses gerakan yang terjadi ketika kulit buah kacang kedelai kan mengeras dan mengalami penurunan kadar air. Penurunan kadar air itu tidak ada pengaruh dari lingkungan luar sama sekali. Hal tersebut terjadi dengan begitu saja pada tumbuhan kacang kedelai. Kedelai banyak diolah menjadi makanan khas asal Indonesia yang memiliki rasa yang enak namun harga yang murah. Tempe, tahu dan kini juga banyak susu kedelai yang telah diproduksi di industri makanan Indonesia.
2. Membukanya Kotak Spora (Sporangium)

Sporangium pada tumbuhan pakis

Pada tumbuhan paku di atas, cara perkembangbiakan dengan menggunakan spora. Sporangium merupakan tempat spora. Gerak higroskopis yang terjadi tidak berasal dari pengaruhi rangsangan luar. Hal tersebut terjadi karena perubahan kadar air. Hal tersebut terjadi secara terus menerus. Pada saat kondisi ini akan menjadikan kantung yang memiliki kondisi sangat kering. Pada kulit kotak spora mengalami pecah sehingga spora menebar ke luar. 
3. Pecahnya Kulit Buah Kacang Hijau

Kacang hijau, ilustrasi gerak higroskopis pada lepasnya kulit kacang hijau

Kacang hijau termasuk kelompok polong-polongan atau Fabaceae. Ketika biji kacang hijau telah tua dan buahnya mengalami kekeringan akan mengalami gerak higroskopis dimana kulit buahnya akan pecah. Biji pada kacang akan terpental keluar. Hal tersebut membantu kacang hijau menebarkan bibit baru secara alami. 

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Dosenbiologi.com, Harian Haluan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Ruangan dan Tempat Umum dalam Bahasa Inggris

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Cara Menulis Abstrak Dalam Karya Ilmiah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:51 WIB

Cara Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Jepang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Apresiasi: Pengertian dan Fungsinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:14 WIB

Memahami Mitologi Di Belahan Dunia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Mengenal Proses Terjadinya Banjir

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:10 WIB
X