Perjanjian Renville: Latar Belakang, Isi Perjanjian, dan Kerugiannya bagi Indonesia

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:01 WIB
Negosisasi di Kapal Renville (Ruswanti)
Negosisasi di Kapal Renville (Ruswanti)

 

Meski Indonesia sudah merdeka pada 17 Agustus 1945, Belanda masih berupaya kembali untuk menguasai Indonesia setelah Jepang kalah di Perang Dunia II. Akhirnya, sejumlah perlawanan senjata dan diplomasi dilakukan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan. Salah satunya dengan Perjanjian Renville.

Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Republik Indonesia dan Belanda yang terjadi pada 17 Januari 1948 akibat sengketa kedaulatan Indonesia. Perjanjian ini ditandatangani di Kapal Amerika Serikat Renville yang bersandar di Pelabuhan Jakarta.

Namun, Perjanjian Renville justru merugikan bagi Indonesia. Yuk, simak penjelasan latar belakang, isi perjanjian, dan kerugian bagi Indonesia berikut ini, yang dilansir dari Kompas.com!

 

Latar Belakang Perjanjian Renville

Baca Juga: Mengenal 6 Organisasi Pergerakan di Indonesia (Sejarah SMP Kelas 8)

Iring-iringan tentara saat Agresi Militer Belanda I pada 1947. (Ruswanti)

Perjanjian Renville dibuat untuk mengatasi sengketa antara Belanda dan Indonesia lantaran Perjanjian Linggarjati tidak menyelesaikan konflik. Perjanjian Linggarjati telah menyepakati wilayah de facto Republik Indonesia Serikat (RIS). Namun, mereka saling tuduh mengingkari perjanjian.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X