AFNEI: Sejarah, Faktor Terbentuknya, dan Tugas AFNEI di Indonesia

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:07 WIB
AFNEI (Ruswanti )
AFNEI (Ruswanti )

Pasukan Sekutu dari Komando Asia Tengara atau South East Asia Command (SEAC) dikirim ke Indonesia. Pasukan itu bernama Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) di bawah pimpinan Letnan Jenderal Sir Philip Christison.

Tugas pasukan Sekutu tidak akan berhasil tanpa bantuan dari pemerintah Republik Indonesia. Oleh sebab itu, Letnan Jenderal Christison melakukan perundingan dengan pemerintah Republik Indonesia. Ia mengakui secara de facto bahwa negara Republik Indonesia merdeka pada 1 Oktober 1945.

Dengan adanya pengakuan secara de facto itu, masuknya pasukan Sekutu ke wilayah Indonesia diterima kembali dengan terbuka oleh para pejabat Republik Indonesia. Hal itu dilakukan karena pemerintah Republik Indonesia harus menghormati tugas-tugas yang dilaksanakan oleh pasukan Sekutu.

Pengakuan itu diperkuat lagi dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Christison bahwa ia tidak akan mencampuri masalah-masalah yang menyangkut status ketatanegaraan Indonesia.

 

Faktor Terbentuknya AFNEI

Terbentuk AFNEI dipengaruhi oleh beberapa faktor yang muncul pascaperang, yakni sebagai berikut.

  • Keterbatasan pengapalan.
  • Kurangnya pasokan logistik.
  • Penambahan wilayah Indo-Cina dan Hindia Belanda ke dalam South East Asia Command (SEAC) yang menambahkan tugas SEAC.
  • Jumlah tahanan perang dan interniran Eropa di Asia Tenggara sangat banyak.
  • Jarak jauh dan cuaca buruk dengan angin muson tidak menentu.

 

Tugas AFNEI

Kedatangan Pasukan AFNEI (Ruswanti)

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: seputarpengetahuan.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X