Pengertian Dan Tujuan dari Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Harian Haluan - Hampir setiap orang mengenal istilah ini meskipun tidak terlalu paham maknanya. Rekayasa perangkat lunak dalam bahasa Inggris sering dikenal dengan istilah software engineering. Biasanya orang-orang menganggap bahwa RPL ini hanya terbatas pada pembuatan program komputer saja. Lebih dari itu, RPL ditujukan pada proses penciptaan sebuah software. 

Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak 

Dalam buku Android dan Kriptografi Algoritmarisvest Code 6 (2020), RPL ialah pengembangan perangkat lunak dengan prinsip rekayasa. Ini memiliki tujuan untuk menghasilkan perangkat lunak yang bernilai ekonomis dan mampu bekerja secara efisien menggunakan mesin. 

Sementara itu, menurut Indra Riyanto dalam buku Rekayasa Perangkat Lunak (2021), RPL ialah disiplin ilmu yang membahas seluruh aspek produksi perangkat lunak. Produksi yang dimaksud dalam hal ini terdiri atas komunikasi, analisis kebutuhan pengguna, desain, coding, testing, hingga pemeliharaan sistem. 

Gagasan mengenai rekayasa perangkat lunak pertama kali muncul pada tahun 1960-an. Sejak saat itu, RPL mulai berkembang menjadi salah satu disiplin ilmu di dunia. Perlu dipahami bahwa RPL tidak hanya sekedar ilmu saja, namun sebuah proses panjang yang harus dilalui untuk menciptakan sebuah software yang tepat. 

Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak 

Mempelajari RPL dianggap perlu karena memungkinkan Anda untuk membangun sistem yang lebih kompleks, efektif dan efisien. Sistem tersebut diharapkan mampu bertahan dalam jangka waktu yang panjang dengan kualitas yang terbaik. Untuk itulah tujuan dari rekayasa perangkat lunak yaitu sebagai berikut: 

  1. Mengembangkan Perangkat Lunak 

Tujuan seseorang mempelajari rekayasa perangkat lunak ialah mengembangkan perangkat lunak itu sendiri sehingga bisa berfungsi dan berguna bagi penggunanya. Rekayasa perangkat lunak harus memiliki fungsi dan kegunaan yang spesifik agar bisa bermanfaat bagi penggunanya. 

  1. Memperbarui Fungsi 

Segala sesuatu tentu memerlukan pembaruan agar bisa berguna secara maksimal. Hal tersebut juga berlaku pada rekayasa perangkat lunak yang membutuhkan pembaruan pada segi fungsi. Pembaruan tersebut dikarenakan fungsi yang sebelumnya sudah ada mengalami pengurangan sehingga tidak bisa bekerja dengan maksimal. 

  1. Menciptakan User Friendly 

Perangkat lunak yang user friendly biasanya memiliki tampilan yang menarik, fungsional, dan mudah dalam pengaplikasiannya. Tidak heran jika seseorang yang mempelajari rekayasa perangkat lunak memiliki pemahaman yang lebih mengenai hal ini. 

Ia bisa menggunakan ilmu tersebut untuk memperbaiki, mengembangkan, dan menciptakan perangkat lunak yang user friendly. Dengan demikian, setiap pengguna bisa memanfaatkannya dengan mudah sesuai dengan kebutuhan. 

Halaman:

Editor: Rafi Darwis

Tags

Terkini

28 SMK Negeri di Sumbar Bertransformasi Jadi BLUD

Kamis, 29 September 2022 | 06:14 WIB
X