Program Sister City, Peluang Lulusan Pesantren di Sumbar Kuliah ke Luar Negeri

- Minggu, 18 Juli 2021 | 19:34 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri batagak kudo-kudo Masjid Al-Humaidi Pondok Pesantren Darul Hadits Pasaman Barat. (Milna Miana)
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri batagak kudo-kudo Masjid Al-Humaidi Pondok Pesantren Darul Hadits Pasaman Barat. (Milna Miana)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mendorong lulusan pesantren untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik dalam mapun luar negeri, salah satunya ke Timur Tengah. 

"Pemprov Sumbar sekarang tengah menyiapkan tim untuk menjalin hubungan dengan negera-negara di Timur Tengah. Ini adalah salah satu jalan bagi lulusan pesantren untuk bisa menimba ilmu di sana," kata Mahyeldi saat menghadiri batagak kudo-kudo Masjid Al-Humaidi Pondok Pesantren Darul Hadits Pasaman Barat.

Baca Juga: Bejat! Pengasuh Pesantren di Alahan Panjang Sodomi Tiga Santri

Menurut Mahyeldi, anggota tim yang dibentuk itu diantaranya adalah keturunan Minang yang telah merantau di Timur Tengah. Mereka yang nanti akan dibekali Surat Keputusan (SK) sebagai perwakilan resmi Pemprov Sumbar.

Surat itu akan memudahkan mereka membantu Pemprov Sumbar untuk menjalin komunikasi, menjajaki semua kemungkinan kerjasama baik dengan Duta Besar Indonesia di negara tersebut atau langsung dengan pemerintah setempat. Pemprov Sumbar juga tengah menjajaki kemungkinan menjalin hubungan "sister city" atau kota kembar dengan beberapa kota di Timur Tengah. Lewat program itu, akan dimungkinkan pula pertukaran pelajar antara dua daerah. 

Baca Juga: Alhamdulillah! Pesantren Ramadan di Padang Berakhir dengan Nol Penularan Covid-19

Ia mengatakan masyarakat Sumbar yang merantau bisa ditemui di banyak negara di dunia termasuk Timur Tengah. Mereka terhimpun dalam sebuah jaringan Minang Diaspora dan bersedia memberikan bantuan bagi orang-orang yang ingin menuntut ilmu di Timur Tengah. 

"Jadi banyak cara jika ada kemauan. Namun agar cita-cita untuk kuliah di luar negeri itu bisa tercapai maka segalanya harus dipersiapkan sejak dini, terutama untuk kemampuan Bahasa Arab," ucapnya.

Lingkungan pondok pesantren diyakini sangat mendukung untuk bisa mengembangkan kemampuan dalam berbahasa tersebut sehingga nantinya tidak terlalu sulit untuk melanjutkan pendidikan ke negara di Timur Tengah. 

Sementara itu Kepala Kemenag Pasaman Barat Muhammad Nur mengatakan lulusan pesantren harus memiliki keunggulan tertentu dibandingkan lulusan sekolah lain. Keunggulan itu bisa dalam hal tahfidz Qur'an maupun penghafal hadist atau ahli dalam kitap-kitap lain. Namun tidak boleh pula mendikotomi ilmu. Hanya menitik beratkan pada ilmu agama tetapi meninggalkan ilmu pendukung lain seperti teknologi, pertanian atau peternakan. 

"Tidak semua lulusan pesantren akan menjadi ulama karena itu perlu pula "live skill", ilmu terapan yang bisa menjadi pendukung untuk mendapatkan pekerjaan di bidang lain," ujarnya.

Ia memuji pengelola pesantren Yayasan Darul Hadits yang mau mengembangkan berbagai usaha di lingkungan sendiri seperti usaha perikanan dan peternakan. Usaha itu juga bisa menjadi lahan ilmu bagi siswa pesantren.

Pimpinan Yayasan Darul Hadits, Khairul Nasri, Lc mengatakan pondok pesantren itu bisa berdiri karena banyak bantuan dari donatur yang sebagian besar dikenalnya saat menjalani pendidikan di Timur Tengah. "Mudah-mudahan nanti selain donatur, Pemprov Sumbar juga bisa membantu pengembangan pesantren," katanya.

Ikut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Sumbar, Donizar, tokoh agama dan adat Kinali. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Tujuan, Ciri, dan Jenis Norma Hukum

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Ciri, Fungsi, Macam, dan Jenis Norma Sosial

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Hukum Fisika yang Diterapkan dalam Bulu Tangkis

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:39 WIB

Inilah Hukum Fisika yang Diterapkan dalam Renang

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:48 WIB

4 Teknik Dasar Permainan Bola Voli

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Hukum Fisika yang Diterapkan dalam Olahraga Atletik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:34 WIB

Hukum Fisika yang Diterapkan dalam Panahan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:05 WIB

Hukum Fisika yang Diterapkan dalam Olahraga Bela Diri

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:10 WIB

Peralatan dan Peraturan Permainan Bola Voli

Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:20 WIB

Jenis Magnet dan Cara Membuatnya

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:56 WIB

Manfaat Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:36 WIB
X