Terapkan Prokes Covid-19, Kendati PBM Tatap Muka di SD Budi Setia Ophir

- Rabu, 28 Juli 2021 | 21:48 WIB
PBM Tatap Muka di SD Budi Setia Ophir
PBM Tatap Muka di SD Budi Setia Ophir

PASAMAN BARAT, HARIAN HALUAN.COM - Proses belajar mengajar tatap muka di Sekolah Dasar Budi Setia Ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat, selama situasi pandemi berjalan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihak sekolah sudah mempersiapkan sarana penunjang, demi kelangsungan proses belajar mengajar (PBM).

Baca Juga: Ratusan Rumah Terdampak Abrasi Pantai di Pasaman Barat

Kepala Sekolah SD Budi Setia Ophir, Fatmi Ningsih, kepada wartawan Rabu, (28/7/2021) mengatakan, proses belajar mengajar tatap muka secara terbatas disekolah tersebut sudah berjalan sejak tahun ajaran baru kemarin. Hal itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti, menggunaan masker dan sarana sanitasi yang layak seperti, tempat mencuci tangan yang telah disediakan disejumlah lokasi sekolah itu. 

"Selama proses belajar tatap muka pada tahun ajaran baru kemaren, setiap ruangan belajar kita sediakan tempat cuci tangan dan mengatur jarak tempat duduk para siswa," ujarnya.

Fatmi menambahkan, belajar tatap muka tersebut juga mendapat dukungan dari beberapa orang tua siswa, dengan meminta proses belajar mengajar dilakukan setiap hari sebagaimana biasanya. Namun pihak sekolah tetap merujuk pada aturan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasbar, dengan proses belajar tatap muka terbatas yang di bagi menjadi 2 (dua) shift.

"Proses belajar mengajar tatap muka kita bagi 2 (dua) shift, untuk siswa siswi yang berada di rumah kita berikan materi pelajaran secara online," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang siswa, Nobel Golden berharap, proses belajar tatap muka terbatas tersebut bisa tetap bisa dipertahankan untuk kedepannya. Dirinya menilai, proses belajar secara daring sulit untuk di pahami, terutama mata pelajaran matematika dan praktek yang harus mendapat penjelasan dari Guru.

"Saya berharap, proses belajar tatap muka ini bisa dipertahankan demi kelangsungan pendidikan. Karena kalau belajar di rumah secara daring sangat sulit saya pahami," katanya.

Nobel mengaku, ia bersama siswa/siswi lainnya sangat senang dengan pola belajar tatap muka, meskipun harus di bagi menjadi dua shift dengan jumlah siswa siswi terbatas, serta harus membawa bekal dari rumah dan mematuhi protokol kesehatan selama berada di Sekolah.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Terkini

Fungsi PBB dan Badan Utamanya yang Perlu Kamu Ketahui

Selasa, 21 September 2021 | 21:44 WIB

D4 PNP Mampu Bersaing dengan S-1 Universitas

Minggu, 19 September 2021 | 11:30 WIB
X