28 SMK Negeri di Sumbar Bertransformasi Jadi BLUD

- Kamis, 29 September 2022 | 06:14 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri acara Launching BLUD di Aula Kantor Gubernur, Rabu, 28 September 2022.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri acara Launching BLUD di Aula Kantor Gubernur, Rabu, 28 September 2022.

HARIAN HALUAN - Sebanyak 28 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Sumatera Barat (Sumbar) resmi menjadi Badan Layanan umum Daerah (BLUD) yang diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan siswa SMK untuk memasuki dunia kerja.

Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar mengumumkan peresmian 28 BLUD SMK yang ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Barat kepada 5 Kepala Sekolah SMK perwakilan di Sumbar.

Baca Juga: Hasil Seleksi PPDB SMA/SMK Sumbar Sudah Diumumkan, Berikut Syarat Daftar Ulang

"Untuk memberikan yang terbaik untuk anak bangsa ini harus kita bimbing dan dorong SMK se sumbar untuk lebih maju dan berdaya. Dengan adanya BLUD di 28 SMK ini, OPD lain harus turut andil, jangan hanya Dinas Pendidikan saja," ujar gubernur saat membuka acara Launching BLUD di Aula Kantor Gubernur, Rabu, 28 September 2022.

Misalnya produk batik yang dihasilkan SMKN 8 Padang, dinas pariwisata bisa ikut bantu untuk promosinya. Kita pegawai di OPD wajib memakai dan membeli produk batik hasil karya siswa siswi SMK," lanjutnya.

Baca Juga: PPDB SMA/SMK Sumbar Dimulai, Calon Siswa Diminta Teliti Input Data

Gubernur berharap dengan menerapkan sistem BLUD diharapkan SMK bisa lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangannya.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah.

"Pengembangan Teaching Factory (TEFA) selama ini mengalami kendala di SMK dalam pengelolaan keuangan untuk mengatasi kendala tersebut agar pengelolaan TEFA berjalan lancar di SMK maka perlu dibentuk BLUD sebagai payung hukum dalam pengelolaan keuangan di SMK," papar gubernur.

Di kesempatan tersebut gubernur juga mengunjungi beberapa stand-stand pameran UMKM yang ada di Aula Kantor Gubernur. Ada salah satu stand yang menarik perhatian Gubernur, yaitu stand SMK 2 Payakumbuh yang menciptakan alat pemotongan sapi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X