Mengenal Sosok Martin Kustati, Rektor Perempuan Pertama dalam Sejarah UIN IB Padang 

- Kamis, 29 Juli 2021 | 19:10 WIB
Martin Kustati
Martin Kustati

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang memiliki nahkoda baru untuk empat tahun ke depan. Prof Dr. Martin Kustati resmi dilantik Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang periode 2021-2025. Pelantikan berlangsung di Jakarta, Rabu (28/7/2021). 

Dengan pelantikan ini, Martin menjadi rektorperempuan pertama dalam sejarah UIN IB Padang tersebut. Martin dilantik menggantikan Prof. Dr. H. Eka Putra Wirman, MA yang telah habis masa tugasnya. 

Martin Kustati yang juga Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PWNU Sumatera Barat, sebelumnya menjabat Direktur Pascasarjana UIN IB Padang. Usai dilantik, Martin menyebutkan, ini adalah amanah yang ditakdirkan Allah kepadanya untuk menjalankannya. 

Menurutnya, UIN Imam Bonjol adalah lembaga publik, maka keterlibatan publik sangat diperlukan untuk mengembangkan agar UIN ini tidak saja lokomotif pengembangan keagamaan, tapi eksistensi UIN benar-benar bedayaguna dan bermafaat bagi kehidupan umat dan bangsa. 

"Mari kita bersama saling membesarkan, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, selangkah seayun dan searah sesaran," kata Martin. 

Martin bersama segenap civitas akademika akan berupaya keras meningkatkan dan mengembangkan UIN IB ke depannya. Dengan melibatkan potensi dan jejaring yang sudah ada dan terus dikembangkan, UIN IB Padang harus maju. 

Martin Kustati lahir di Manna, Bengkulu Selatan, 18 Agustus 1973 dari pasangan Suharjo dan Sukmawati. Dari suaminya, Briptu Zulfikri, Martin dikarunia tiga orang anak. Masing-masing Dwi Yudha Zulmar, Dwi Yudhi Zulmar dan Muhammad Ilham Zulmar. 

Jenjang pendidikan Martin Kustari dimulai di SDN No 17 Manna, Bengkulu Selatan,  SMPN No 02 Manna, Bengkulu Selatan dan  SMAN No 1 Manna, Bengkulu Selatan. 

Sarjana muda diselesaikan di Akademi Bahasa Asing Budidharmma (1996) dan sarjana strata 1 di FKIP, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (2000). Melanjutkan pendidikan Magister di Universitas Negeri Padang (UNP) Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (2003) dan program doktor (S3) Universitas Kebangsaan Malaysia, TESL (2011). 

Selain itu, Martin juga tercatat di sejumlah organisasi seperti Anggota Teaching English as a Second Language (TEFLIN), 2013–sekarang, Bidang Penelitian Asosiasi Dosen Republik Indonesia (ADRI) 2017–sekarang, Bidang Pendidikan dan Pelatihan Himpunan Editor Berkala Indonesia (HEBI) 2020-sekarang, anggota Adosiasi pusat Studi Wanita/Gender Indonesia (ASWGI) 2016-sekarang, Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PWNU Sumatera Barat sejak 2020 dan Anggota Council of Asian Science Editor (CASE).     

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

D4 PNP Mampu Bersaing dengan S-1 Universitas

Minggu, 19 September 2021 | 11:30 WIB

Ini Keistimewaan Baca Surah Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 09:09 WIB

13 Kabinet Baru UIN IB Padang Dilantik

Kamis, 16 September 2021 | 10:51 WIB

Mengenang Bung Hatta dan Sejarah Koperasi Indonesia

Kamis, 16 September 2021 | 02:01 WIB
X