SMP N 1 Pulau Punjung Ditunjuk Sebagai Percontohan Pembelajaran Berbasis Digital

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:04 WIB
Salah satu produksi materi ajar berbasis audio visual oleh seorang guru SMP Negeri 1 Pulau Punjung
Salah satu produksi materi ajar berbasis audio visual oleh seorang guru SMP Negeri 1 Pulau Punjung

PULAU PUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat (Sumbar) menunjuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pulau Punjung sebagai project percontohan pemberlakuan metode pembelajaran berbasis digital

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas tersebut, M Sukri, di Dharmasraya, Selasa (3/8/2021), mengatakan metode yang dikemas dalam program inovasi Belajar Berbasis Digital (Berbagi) itu, merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim. 

"Menteri Nadiem mengarahkan seluruh sekolah dituntut untuk mampu membangun sistem pembelajaran secara daring dalam menghadapi situasi pandemi disamping memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, penerapan protokol kesehatan secara ketat dan tetap mengedepankan materi ajar yang berkualitas," ujarnya.

Hal itu, lanjutnya, merupakan bentuk pemberian layanan pendidikan bagi anak usia sekolah di Dharmasraya agar tetap bisa bersekolah dan menuntut ilmu ditengah pemberlakuan pembatasan kegiatan sosial dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. 

Pada pelaksanaan sistem tersebut, ulasnya, pihak Dinas Pendidikan setempat bersama pihak sekolah mengupayakan bentuk-bentuk pemaksimalan dalam pemanfaatan teknologi serta jaringan internet dan direncanakan akan dilaksanakan secara berkesinambungan meskipun pandemi telah dinyatakan berakhir. 

Menurutnya, nilai inovasi yang diusung selain memanfaatkan aplikasi berbabis android oleh setiap peserta didik dalam mengerjakan tugas serta soal ujian nantinya, konten pembelajaran yang diberikan tersebut merupakan hasil produksi para guru itu sendiri baik disampaikan melalui audio atau suara ataupun secara visual atau gambar hidup yang direkam secara mandiri untuk dibagikan ke setiap siswa. 

"Hal itu untuk menjaga tetap terjalinnya hubungan emosional antara guru dan murid, karena setiap konten ajar dan interaksi yang terjadi tetap diberikan oleh individu yang dikenal baik oleh peserta didik sehingga keaktifan proses belajar mengajar yang merupakan salah satu syarat dalam proses transfer ilmu pengetahuan bisa terbangun harmonis," ujarnya.

Terpisah Kepala SMP Negeri 1 Pulau Punjung, Riwahono SPd, menegaskan pihaknya siap menjadi percontohan program Inovasi Berbagi yang digagas tersebut. 

"Diakui selama ini ada keresahan di tingkat pendidik dan peserta didik yang harus terpisah secara emosional akibat adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan terkait penanganan Covid-19," sebutnya. 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Pengertian Lingkungan Hidup dan Cara Menjaganya

Jumat, 24 September 2021 | 19:13 WIB

Keistimewaan Membaca Surah Surah Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 24 September 2021 | 06:56 WIB

Ekosistem: Definisi dan Komponen Pembentuknya

Rabu, 22 September 2021 | 20:19 WIB
X