Berbohong Termasuk Dosa Besar!

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 09:14 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Berbohong tidak diperbolehkan dalam Islam. Dalam Islam, jika seseorang membohongi orang lain akan mendapat dosa. Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) Ustadz Jeje Zaenudin mengatakan berdusta untuk tujuan sungguh-sungguh atau mempermainkan orang adalah perbuatan dosa. Bahkan, dosa dusta termasuk dalam dosa besar.

Baca Juga: Ingat, Anak Usia di Bawah 2 Tahun Tidak Boleh Terlalu Banyak Diberi Asupan Serat

Dosa dusta adalah yang paling berpotensi menyeret pelakunya ke dalam azab neraka,” kata Ustadz Jeje dikutip dari Republika.co.id, Selasa (3/8).

Bahaya berdusta juga diingatkan oleh Rasulullah dalam salah satu haditsnya. Rasulullah menyuruh umat Islam terus berperilaku jujur karena jujur dapat menuntun seseorang kepada kebajikan.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Corona, Pemerintah Ubah Libur Tahun Baru Islam Jadi 11 Agustus

Rasulullah bersabda, “Hendaklah kalian berlaku jujur karena jujur itu menuntun kepada kebajikan dan kebajikan itu menuntun kepada surga. Dan jauhilah oleh kalian dusta karena sesungguhnya dusta itu menuntun kepada kejahatan dan kejahatan itu menuntun kepada neraka,” (HR Muslim).

Ustadz Jeje menjelaskan akan lebih besar dosa seseorang apabila dia berdusta yang menyebabkan kerugian pada banyak orang. Misal, melakukan kebohongan publik.

“Kebohongan publik, yaitu orang yang sengaja membuat sensasi untuk mendapat pujian publik apa yang sebenarnya ia tidak lakukan kecuali kepura-puraan,” ujar dia.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Pengertian Lingkungan Hidup dan Cara Menjaganya

Jumat, 24 September 2021 | 19:13 WIB

Keistimewaan Membaca Surah Surah Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 24 September 2021 | 06:56 WIB

Ekosistem: Definisi dan Komponen Pembentuknya

Rabu, 22 September 2021 | 20:19 WIB
X