Klaim Sukses dari Singapura dan Korsel Tangani Covid-19, Mulyanto: Pemerintah Lebay

- Rabu, 8 September 2021 | 14:17 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Politisi PKS Mulyanto menyebut pemerintah lebay karena mengklaim lebih baik ketimbang Singapura dan Korea Selatan dalam
menangani pandemi Covid-19, seperti disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

"Pemerintah lebay atau berlebihan dalam mengklaim prestasi penanganan Covid-19. Faktanya, berdasarkan laporan harian Our World in Data, indikator-indikator utama penanggulangan Covid-19 di Indonesia masih di bawah Singapura dan Korea Selatan," sebut Mulyanto dalam rilisnya diterima Harianhaluan.com, Rabu (8/9/2021).

Mulyanto menyebut, jumlah kasus positif harian di Indonesia jauh lebih tinggi dibanding kedua negera itu. Begitu juga berdasarkan kasus kematian harian akibat Covid-19.

Tingkat kematian akibat Covid-19 Indonesia masih di atas angka 500 jiwa/hari. Sementara Singapura hampir nol kasus dan di Korea Selatan hanya ditemukan 6 kasus.

"Positive rate di Indonesia juga relatif masih lebih tinggi, masih di angka 5 persen. Padahal di Singapura dan Korea Selatan lebih kecil dari itu," kata Mulyanto.

Dari segi coverage vaksinasi. Korea Selatan sudah mencapai 58 persen penduduk, bahkan Singapura sudah 78 persen penduduk. Indonesia baru sekitar 35 persen. Juga indikator-indikator penting lainnya.

"Jadi pemerintah jangan terlalu cepat tepuk dada dan berpuas diri. Fokus saja bekerja tanggulangi pandemi ini dengan sungguh-sungguh. Jangan mudah terbuai euforia yang melenakan.  Masyarakat harus, tetap waspada, hati-hati dan tetap menerapkan prokes,” ujar Mulyanto.

Sebelumnya Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengklaim penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah lebih baik dibanding negara-negara di Asia, termasuk Singapura dan Korea Selatan.

Ia mengaku mendapat laporan berupa angka absolut penanganan Covid-19 di Indonesia yang lebih baik dari negara-negara Asia.

Hal itu disampaikan di hadapan peserta rapat pengarahan giat Satgas PPKM DAS Citarum di Dago, Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/9/2012). *

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Terkini

Deretan Perempuan Hebat dalam Keluarga Puan Maharani

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:30 WIB

Ini Tokoh Wanita yang Layak Masuk Bursa Capres

Senin, 29 November 2021 | 17:55 WIB

5 Peran Penting Puan Maharani di Kancah Politik

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB
X