Puan Maharani: Sudah Saatnya Perempuan Indonesia Unjuk Gigi dalam Berpolitik

Milna Miana
- Minggu, 12 September 2021 | 15:50 WIB
Puan Maharani
Puan Maharani

"Ruang-ruang publik dan undang-undang sebenarnya sudah dibuka untuk keterlibatan lebih banyak perempuan di dalamnya. Jadi sekarang semua tergantung bagaimana strategi dan upaya para perempuan untuk mengisinya," kata Rerie sapaan akrab Lestari dalam keterangannya.

Rerie mengatakan saat ini perempuan Indonesia menghadapi rangkaian aral yang melintang dalam mewujudkan lebih banyak peran perempuan di bidang politik di tanah air.

Menanggapi hal itu, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri mendorong kaum perempuan untuk terjun ke dunia politik. Menurut Megawati, perempuan tidak perlu merasa tabu berbicara masalah politik.

Megawati mencontohkan dirinya yang terjun ke dunia politik serta melalang buana dari anggota DPR hingga menjadi Presiden RI dan ketua umum partai. Menurutnya, semua perempuan bisa berkarir di dunia politik seperti dirinya.

"Contoh saya, seorang perempuan bisa jadi presiden, wakil presiden, tiga kali (anggota) DPR, ketua umum partai sampai sekarang, apalagi coba dong? Ya sebenarnya kalian pun bisa, semuanya bisa," ujar Megawati dalam dalam acara bertajuk Indonesia Muda Membaca Bung Karno yang digelar Megawati Institute secara daring, Selasa (29/6/2021).

Ketua Umum PDIP ini mengatakan, perempuan saat ini sudah bicara politik. Seperti hanya sekadar bicara harga sembako, sebagai bentuk keterlibatan perempuan di dunia politik.

"Perempuan suka merasa tabu berpolitik, padahal saya bilang, kalau berbicara harga cabai, itu berpolitik. Jadi ibu-ibu, please, tolong kaum perempuan itu," ujar Megawati.

Megawati juga meminta kaum laki-laki mendukung perempuan untuk berkembang. Bukan dikekang di dalam rumah tangga, bahkan melakukan kekerasan domestik. Megawati mengatakan, kehidupan seimbang jika laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan sama.

"Jadi jangan takut kaum perempuan itu. Nah lakinya juga nurut dong. Burung garuda terbang ke angkasa dengan kepakan dua sayapnya, maksud saya sayapnya iki sopo, suami istri, laki perempuan. Lah kalau satu keok mana bisa terbang," pungkasnya.

Turun ke anak

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Ini Tokoh Wanita yang Layak Masuk Bursa Capres

Senin, 29 November 2021 | 17:55 WIB

5 Peran Penting Puan Maharani di Kancah Politik

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB

DPR Minta Dunia Jangan Lupakan Palestina

Senin, 29 November 2021 | 13:46 WIB
X