Payung Hukum PPHN Masih Jadi Perdebatan di MPR

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:18 WIB
Wakil Ketua MPR dari Demokrat Syarief Hasan saat diskusi bertema “Haluan Negara sebagai Kaidah Penuntun Pembangunan Nasional” pada Press Gathering Wartawan Parlemen, di Bandung, Sabtu (23/10/2021).
Wakil Ketua MPR dari Demokrat Syarief Hasan saat diskusi bertema “Haluan Negara sebagai Kaidah Penuntun Pembangunan Nasional” pada Press Gathering Wartawan Parlemen, di Bandung, Sabtu (23/10/2021).

BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Hampir semua kekuatan politik di MPR RI menyetujui dibentuknya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Hanya saja yang masih menjadi perdebatan terkait payung hukumnya.

Demikian benang merah dari diskusi bertema “Haluan Negara sebagai Kaidah Penuntun Pembangunan Nasional” pada Press Gathering Wartawan Parlemen, di Bandung, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga: Ketua MPR Kutip Pernyataan Bung Hatta, Demokrasi Indonesia Bukan Liberal

Wakil Ketua MPR dari Demokrat Syarief Hasan menyatakan setuju dengan dibentuknya PPHN sebagai pengganti Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diterap di era Orde Baru.

"Saya pikir kita semua ini hampir dipastikan setuju dengan adanya haluan negara ini bagi bangsa ini agar ke depan ada perencanan pembangunan jelas," kata Syarief Hasan.

Baca Juga: Jimly Asshiddiqie: Seharusnya Presiden Dilantik Oleh Ketua MPR

Yang menjadi persoalan sekarang ini menurut Syarief Hasan adalah bentuk payung hukum yang mengatur dari PPHN tersebut. Apakah bentuknya berupa UU, TAP MPR RI atau konstitusi.

"Yang menjadi diskursus sekarang ini adalah payung hukum daripada haluan negara itu. Mau ditempatkan di mana. Itu yang menjadi inti persoalan sekarang ini. Agar dokumen negara ini bersifat mengikat, maka harus memiliki konsekuensi hukum. Kalau tidak, maka PPHN itu tak ada artinya," kata Syarief.

Wakil Ketua MPR dari PPP Arsul Sani juga mengungkapkan bahwa semua kekuatan politik yang ada di MPR sepakat perlu ada PPHN. Belum bulat atau sepakat menurut Arsul Sani adalah wadahnya apa.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

X