Jamiluddin Ritonga: Megawati Harus Contoh Demokrasi Sesuai Label Partainya

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 16:25 WIB
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritongan mendukung pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri yang meminta kadernya untuk mundur jika tidak taat aturan dan perintah DPP.

"Pernyataan Megawati itu tentu patut didukung bila memang perintah DPP PDIP sesuai dengan aturan internal partai. Sebab, partai harus dapat mendisiplinkan kadernya agar tetap patuh pada AD/ART dan peraturan organisasi PDIP," kata Jamil, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga: Dua Kali Menang, Megawati Pede PDIP Bisa Taklukan Pemilu 2024

Sebab kata Jamil, partai yang tidak dapat mendisiplinkan kadernya, tentu akan membahayakan partai itu sendiri. Para kader akan bersikap dan bertindak sekehendaknya, sehingga garis partai tidak dianggap sama sekali.

Selama perintah DPP sesuai dengan AD/ART dan peraturan organisasi PDIP, maka pernyataan Megawati itu cukup proporsional. Megawati meminta kadernya mundur daripada dipecat merupakan sikap bijak dan bisa jadi bermaksud tidak mempermalukan kadernya.

Baca Juga: Megawati Terakhir Diberitahu Soal Pindah Keyakinan Sukmawati ke Agama Hindu

"Namun bila perintah partai tidak sejalan dengan AD/ART dan peraturan organisasi PDIP, maka pernyataan Megawati itu sangat zholim. Megawati terkesan semena-mena pada kadernya," nilai Jamil.

Apalagi kalau pernyataan itu ditujukan kepada kader PDIP yang mendukung Ganjar Pranowo menjadi capres, tentu Megawati terkesan otoriter. Megawati terkesan tidak memberi ruang perbedaan pada kadernya, khususnya dalam urusan capres yang akan diusung PDIP pada pilpres 2024.

"Padahal, nama PDIP memuat nama demokrasi. PDIP seharusnya memberi contoh berdemokrasi yang baik pada internal maupun eksternal partainya. Hal itu yang semestinya dicontohkan Megawati secara konsisten kepada anak bangsa," kata Jamil.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

X