Cuaca Buruk Sulitkan Pencarian Korban AirAsia

- Kamis, 1 Januari 2015 | 21:17 WIB

“Total jenazah sampai detk ini, semuanya ada sembilan. Posisinya, enam sudah terki­rim di Surabaya, dua masih di Pang­kalan Bun dan rencana malam ini (tadi malam, red) akan kita dorong ke Surabaya. Sementara satu lagi masih di KRI Yos Sudarso,” ungkap Kepala

Basarnas, FHB Soelistyo, dalam konferensi pers di Kantor Basarnas, Kamis (1/1) malam.

Diterangkan Soelistyo, tim kesulitan melakukan evakuasi lanta­ran cuaca buruk belum juga ber­akhir. Ia pun memberikan data dari BMKG yang memperlihatkan tinggi gelombang di Laut Jawa, tempat pencarian dilakukan, menca­pai ketinggian empat meter.

“Kesulitan hari ini, kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Gelombang tingginya bisa antara tiga hingga empat meter. Satu minggu ke depan, masih akan berhadapan dengan cuaca ini setidaknya sampai 4 Januari,” papar jenderal bintang tiga ini.

Terkait jenazah yang masih terta­han di KRI Yos Sudarso, Soelistyo menjelaskan, jenazah itu belum dapat dikirim ke Pangkalan Bun karena helikopter untuk mem­bawanya dihadang oleh cuaca buruk dan angin kencang.

“Karena heli tidak bisa men­darat, mereka harus segera pergi karena cuaca menghadang. Malam ini, de­ngan sangat menyesal tidak bisa bawa yang satu lagi,” ucap Soelistyo.

Ia mengatakan, masih ada ke­mungkinan kabar baru mengenai jumlah jenazah yang ditemukan sampai malam nanti. Namun, ia belum mau memastikan sampai komandan-komandan di lapangan melihat langsung temuan tersebut.

Barang Lain

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Golkar Dukung Presiden Libatkan Ulama Perangi Pandemi

Selasa, 3 Agustus 2021 | 15:06 WIB
X