Kemenlu Beri Bantuan Hukum

- Jumat, 13 Februari 2015 | 19:51 WIB

Menurut dia, sebagian be­sar WNI yang terancam hukuman mati itu merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia yakni 168 orang. Sisanya, 38 TKI di Arab, 11 di Tiongkok dan beberapa negara lainnya.  Kasus yang men­jerat me­re­ka juga beragam. Mulai dari pembunuhan, sihir, zina, dan narkoba.

“Dan tugas pemerintah memberikan perlindungan, dukungan, itu pasti dibe­rikan, kita lakukan sesuai koridor hukum negara setempat, ini kan masalah hukum, kita beri­kan dukungan yang sesuai,” kata Arrmanatha.

Arrmanatha mengatakan, saat ada WNI di di luar negeri yang tersangkut masalah hu­kum, maka Kedutaan Besar RI di negara tersebut akan lang­sung mendatangi tempat dia ditahan.

Petugas KBRI akan me­mastikan bahwa keadaan fisik dan psikis TKI tersebut dalam keadaan baik. Se­telah dipas­ti­kan kondisinya baik, petugas KBRI akan men­­cari tahu ala­­san pena­hanan dan kasus yang menjerat TKI ter­sebut.  “Lalu kami provide ban­tuan hukum apabila diper­lukan, karena tidak semua WNI di luar negeri tidak mam­pu cari ban­tuan sendiri,” kata Arr­ma­natha.

KBRI juga akan me­mantau dan memastikan proses dan hak hukum yang dijalani TKI ter­sebut sesuai aturan yang berlaku di sana. “Karena Indonesia percaya supremasi hukum, di mata hukum semua sama, itu yang kami expect jika ada ma­salah hukum ke WNI kita,” kata Arrmanatha. (h/dtc)

Editor: Administrator

Terkini

Puan Maharani Desak Pemerintah Naikkan Upah Buruh

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:45 WIB

Payung Hukum PPHN Masih Jadi Perdebatan di MPR

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:18 WIB

Ini Nama Capres dari PDIP, Puan Dapat Kans Besar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:30 WIB
X