Presiden Berkantor di Istana Bogor

- Senin, 16 Februari 2015 | 20:04 WIB

Hal ini tentu sudah di luar kebiasan, karena biasanya Jokowi hanya menggunakan Istana Bogor untuk bertemu dengan tamu dengan jumlah yang cukup besar seperti mengumpukan para gubernur dan bupati seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan,  Istana Bogor memang suasananya lebih nyaman dibanding Istana di Jakarta. “Suasananya sangat nyaman dan rileks, dan Pak Presiden sangat memahami dan mengambil sikap sangat baik sekali. Kami pelaksana merasa nyaman (rapat di Bogor),” kata Sofyan usai rapat di Istana Bogor. Jokowi pun, kata Sofyan lebih rileks dalam memimpin rapat.

Aksesnya pun, kata Sofyan justru lebih mudah jika dibandingkan dengan Jakarta. Sebab, waktu tempuh justru semakin singkat. “(Akses) sangat mudah, saya kemari dari Semanggi ke Istana Bogor 35 menit saja, kalau di Jakarta macet bisa 2 jam,” ujar dia.

Agenda Jokowi di Istana Bogor cukup padat, usai rapat mengenai pembebasan lahan PLTU Batang, Jokowi langsung menggelar rapat terbatas pada pukul 10.00 WIB. Dilanjutkan dengan makan siang bersama Duta Besar dan Pengusaha dari Tiongkok.

Kemudian, pada pukul 14.00 WIB, rapat dengan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Dirut LPDP, Dirut PT Taspen, Dirut PT Asabri, Dirut BPJS Kesehatan, Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Dirut LPDB, Ketua Pusat Investasi Pemerintah, Direktur PT SMI dan Ketua Pusat Pembangunan Hutan. Sementara agenda terakhir adalah sidang kabinet paripurna. (h/vvn)

Editor: Administrator

Terkini

Terpopuler

X