MUI: Hukum Mati Gembong Narkoba

- Senin, 16 Februari 2015 | 20:05 WIB

Andrew dan Myuran saat ini sudah dipindahkan ke La­pas Batu di Nusakambangan, Jawa Tengah. Paling lambat Selasa (17/2) mereka akan ditembak mati oleh regu Brimob.

Zulkarnain menyataka, da­lam Surat Al-Maidah juga di­sebut­kan orang yang berhak dihukum mati adalah orang yang membuat kerusakan be­sar. “Ma­kanya pengedar nar­koba bisa dihukum mati,” kata Tengku.

Tengku Zulkarnain me­ngungkapkan, di Indonesia, korban mati akibat kecanduan narkoba rata-rata 50 orang per hari. Artinya, sekitar 18.250 orang tewas akibat narkoba setiap tahunnya.

Makanya, terang dia, pe­negak hukum harus bersikap tegas dengan menghukum mati bandit narkoba, Bali Nine. Pemerintah, kata dia, juga tidak perlu takut dengan an­ca­man Aust­ralia yang tidak akan mem­berikan bantuan jika Indonesia sedang mem­butuh­kan.

Perlu dipikirkan, apakah bantuan Australia setara de­ngan kerugian negara dan bangsa indonesia akibat nar­koba. Uang yang  didapat bandit narkoba dalam sepekan saja di Indonesia lebih dari Rp 15 triliun. “Apalah artinya bantuan mereka selama ini? Berapa pemasukan negara dari turis Australia diban­ding­kan dengan uang narkoba yang diperoleh bandit narkoba,” kata Tengku.

Dukung  Indonesia

Sementara itu Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim menyampaikan pan­dangan­nya mengenai eksekusi mati, yang diterapkan Peme­rintah Indonesia pada pelaku kejahatan narkotika. Me­nurut­nya Indonesia harus meme­gang teguh peraturan yang telah dibuatnya meski banyak keca­man dari berbagai pihak.

Berbicara dihadapan se­jum­lah wartawan di Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, Senin (16/2), Dato Seri Za­h­rain Mohamed Hashim me­nga­ta­kan, kejahatan narkotika me­mang sebuah kejahatan yang memalukan. Di Malaysia sen­diri hukuman mati telah lama diberlakukan bagi me­reka yang terlibat kejahatan jenis ini.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Menteri KKP Kunjungi Poltek KP Pariaman

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:56 WIB

Bupati Agam Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:42 WIB
X