Badan Utama AirAsia Berhasil Diangkat

- Jumat, 27 Februari 2015 | 20:01 WIB

Fuselage telah berhasil diangkat oleh tim pada sore tadi. Malam ini fuselage telah bergerak ke Jakarta dan dibawa oleh kapal Crest Onyx serta Kapal SAR Pacitan. Diperkirakan paling cepat Minggu (1/3) malam atau Senin (2/3) pagi sampai. Nanti kami akan menyerahkan fuselage tersebut kepada KNKT,” ujar Soelistyo kepada CNN Indonesia, Jumat (27/2).

Soelistyo menambahkan dalam fuselage yang telah diangkat tersebut tim operasi tidak menemukan jenazah korban yang masih berada disana. Menurut Soelistyo, evakuasi korban dari dalam fuselage memang telah dilakukan sejak akhir Januari lalu.

“Tidak ada korban yang ditemukan lagi. Karena kami (Basarnas) sudah mengeluarkan 28 jenazah dari dalam fuselage sesaat setelah pasukan Tentara Nasional Indonesia ditarik dari wilayah operasi (akhir Januari 2014),” ujar Soelistyo.

Hingga Jumat (27/2) malam ini total sudah ada 103 jenazah korban musibah QZ8501 yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR di wilayah operasi. Basarnas diketahui akan menyelenggarakan konferensi pers untuk memberikan informasi ter­kini mengenai perkembangan ope­rasi evakuasi korban QZ8501 Sabtu (28/2), ini.

Pesawat AirAsia QZ8501 be­rang­kat dari bandar udara inter­nasional Surabaya menuju Singapura pada Minggu (28/12) pagi membawa 155 penumpang dan 7 orang kru di dalam pesawat. Pesawat tersebut hilang kontak pada pukul 06.17 WIB.

Sesaat sebelum hilang kontak, pesawat sempat meminta naik ke ketinggian dari 32.000 kaki menuju 36.000 ribu kaki. Namun, izin belum diberikan, pesawat sudah terlanjur hilang kontak dan ditemukan terja­tuh di perairan Selat Karimata oleh Badan SAR Nasional. (h/cnn)

Editor: Administrator

Terkini

Jangan Asal Nyapres, Wajib Patuhi Hal Ini

Sabtu, 25 September 2021 | 16:25 WIB

PDIP dan Nasdem Berbeda Sikap Terkait Wacana PPHN

Selasa, 14 September 2021 | 12:57 WIB

Perempuan Kurang Minat Terjun Dalam Politik, Salah Siapa?

Selasa, 14 September 2021 | 11:40 WIB
X