Basarnas dan AirAsia Fasilitasi Keluarga Tabur Bunga

- Selasa, 3 Maret 2015 | 19:14 WIB

Sementara keluarga pe­numpang mengaku kecewa dengan penutupan operasi pencarian, namun dapat m­e­ne­rima keputusan tersebut.

“Terima kasih kepada Ba­sar­nas yang sudah berusaha kurang lebih dua bulan, su­dah maksimal. Cuma kita kan nggak bisa minta terus ope­rasi,” ujar Etin, keluarga dari penumpang Kristiono-Su­lastri-Selsa Aldi dan Felisa di ruang tunggu keluarga di gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (3/3).

Etin menerangkan, dari keempat orang keluarganya, baru ditemukan satu yakni Selsa Aldi, keponakannya.

“Ya agak kecewa. Ya mungkin nelongso (nelangsa). Aku satu keluarga empat orang cuma satu yang dite­mukan dan tiga yang belum ditemukan. Ditutup itu rasa­nya tidak ada pintu lagi untuk ketemu,” terangnya.

Etin berharap, tambahan waktu operasi selama 7 hari efektif kerja di luar operasi pokok ada mukjizat, ketiga kerabatnya dapat ditemukan.

“Ya mudah-mudahan tam­bahan tujuh hari kerja operasi ini, mudah-mudahan dan berharap ada mukjizat Tuhan, adik saya, ipar saya dan keponakan saya bisa ketemu. Amin,” tandasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko menga­takan, pihaknya akan mem­bantu memfasilitasi tabur bunga dari keluarga penum­pang. Namun, pihaknya masih akan mematangkan lagi pro­ses keberangkatan keluarga penumpang hingga ke lokasi tabur bunga.

“”Kita sedang matangkan bagaimana perencanaannya. Apakah nanti berangkat dari Semarang atau Pangkalan Bun, yang pasti tetap mem­butuhkan sarana kapal,” ujar Sunu. Ia mengatakan, perja­lanan dari Semarang atau Pangkalan Bun menuju ke titik lokasi tabur bunga, waktu yang ditempuh yakni sama sekitar 10 jam dengan kapal.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Menteri KKP Kunjungi Poltek KP Pariaman

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:56 WIB

Bupati Agam Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:42 WIB
X