Agung Menang, Ical Kasasi ke MA

Administrator
- Selasa, 3 Maret 2015 | 19:27 WIB

Dikatakan Muladi, Mahkamah Partai menerima permohonan kubu Agung sebagian, dan memutuskan permohonan lainnya tidak dapat diterima.

Terkait hal itu, Agung Laksono menyatakan pihaknya bisa mene­rima keputusan itu. “Kami mene­rima putusan hakim, bahwa Munas IX Jakarta dinyatakan sah, seti­daknya oleh pandangan dua hakim, dan tidak ada satu hakim pun yang menyatakan Munas Jakarta tidak sah,” ujarnya.

Namun, di sisi lain kubu Ical menganggap putusan itu tidak memenangkan pihak mana pun. Menurut Wakil Ketua Umum kubu Ical, Aziz Syamsudin hasil putusan ini berlanjut ke pengadilan.

“Tak ada yang menang. Sama, skornya dua-dua. Seri jadinya. Profe­sor Natabaya dan Muladi memiliki pendapat berbeda dengan Djasri dan Andi Mattalatta. Kan tadi lihat langsung putusannya,” sebutnya.

Ajukan Kasasi

Menyikapi keputusan itu, kubu Golkar hasil Munas di Bali meng­isyaratkan akan mengajukan ban­ding. Seperti dituturkan Wakil Ketua Umum kubu Ical, Fadel Muham­mad, putusan itu belum bisa meng­akomodir kedua pihak.

“Dari awal kan kami sudah katakan kalau Mahkamah Partai bukan solusi jalan keluar untuk menyelesaikan masalah Partai Gol­kar. Bukan hasil yang terbaik, Makanya Pak Ical tidak mau hadir,” ujarnya usai rapat.

Karena tidak ada solusi maka, tambah Fadel, selanjutnya kubu Ical tetap akan melanjutkan persoalan ini dengan mengajukan kasasi ke Mah­kamah Agung (MA) RI.

Putusan yang kurang meng­ako­modir ini terlihat dari adanya per­bedaan suara empat hakim Maje­lis Mahkamah Partai. Dalam sidang, hakim Andi Matalatta dan Djasri Marin ‘mendukung’ kepengurusan Agung Laksono. Namun, hakim Muladi dan HAS Natabaya menga­rahkan suaranya untuk kubu Ical.

“Ini kan jadi imbang. Lihat hakim Andi Mattalata dan Djasri jelas mendukung kubu Agung Lak­sono. Profesor Muladi ini putu­sannya memenangkan Ical. Nah, sementara Profesor Natabaya yang awalnya netral tapi memenangkan kubu Mu­nas Bali. Jadi imbang, tidak ada yang menang dan kalah,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Ini Tokoh Wanita yang Layak Masuk Bursa Capres

Senin, 29 November 2021 | 17:55 WIB

5 Peran Penting Puan Maharani di Kancah Politik

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB

DPR Minta Dunia Jangan Lupakan Palestina

Senin, 29 November 2021 | 13:46 WIB
X