Tandatangan Dipalsukan, Mandra Lapor Bareskrim

- Kamis, 5 Maret 2015 | 19:16 WIB

Mandra menegaskan, diri­nya tidak pernah sama sekali menandatangani surat perjan­jian kontrak kerjasama dengan pihak kedua dalam proyek program siap siar di TVRI. Pesinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’ itu juga merasa tidak pernah menerima uang dari hasil menjual film bekas dari perusahaan miliknya seni­lai Rp1,3 miliar. “Saya juga enggak sama sekali menerima uang sebesar itu,” jelasnya.

Dalam kasus ini, Mandra melaporkan dua orang ke Bareskrim. Mandra mem­berikan inisial I dan G yang diduga terlibat sebagai broker dalam proyek ini.

“Inisial G dan inisial I, mereka membahasakan diri­nya sebagai broker,” tukasnya.

Ditanya mengenai lapo­rannya ke Bareskrim mampu membebaskan dirinya dari jeratan hukum di Kejagung, ia yakin akan terbebas dari status tersangka yang sedang diha­dapinya saat ini. “Insya Allah, Allah tetep ada. Saya yakin keadilan ada dan kuat dan Insya Allah kejaksaan akan mem­pertimbangkan segala hal. Ting­gal situ percaya atau nggak kalau saya korup?” ta­nya­nya. Sebelumnya dibe­ritakan, Ke­jak­saan Agung telah me­ne­tapkan Mandra sebagai tersang­ka atas kasus korupsi program siap siar TVRI tahun 2012.

Dalam proyek senilai Rp47,8 miliar itu, Mandra ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yaitu Iwan Chermawan selaku Direktur PT Media Art Image dan Yulkasmir selaku Pejabat Pem­buat Komitmen yang juga adalah pejabat di stasiun tel­e­visi milik pemerintah itu dengan dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 juncto UU nomor 20 tahun 2001. (h/inl)

Editor: Administrator

Terkini

PDIP dan Nasdem Berbeda Sikap Terkait Wacana PPHN

Selasa, 14 September 2021 | 12:57 WIB

Perempuan Kurang Minat Terjun Dalam Politik, Salah Siapa?

Selasa, 14 September 2021 | 11:40 WIB
X