Bulog: Raskin Diimpor dari Vietnam

- Kamis, 5 Maret 2015 | 19:17 WIB

Dia mengatakan beras lokal sudah didistribusikan ke Kota Tanjung­pinang dan sebagian wilayah di Bintan pada Januari dan Februari 2015. Meskipun berasal dari beras lokal, menurut dia, kualitas raskin tersebut cukup baik. “Kualitas beras yang diimpor dari Vietnam Maret ini juga cukup baik,” katanya.

Dia menjelaskan pendistribusian raskin ke tiap daerah berbeda-beda. Pendistribusian raskin di wilayah Sub Divisi Regional Tanjungpinang yakni Bintan, Lingga, Anambas dan Natuna disebabkan menunggu anggaran pen­distribusian raskin dari pemda terkait.

“Beda dengan Tanjungpinang yang langsung bisa didistribusikan, kalau di Bintan kami menunggu anggaran dari pemda,” katanya.

Sementara pendistribusian raskin ke Lingga, Anambas dan Natuna selain menunggu anggaran dari pem­da, juga cuaca kembali normal. Gelombang laut di tiga daerah ter­sebut sekarang masih tinggi sehingga kapal yang mengangkut beras tidak dapat berlayar. “Kondisi cuaca juga menjadi kendala pendistribusian raskin ke tiga kabupaten tersebut, “ katanya.

Terkait pendataan ulang terhadap Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) di wilayah Bulog Sub Divisi Regional Tanjungpinang yang dilakukan Bulog beberapa bulan lalu, kata Ismed tidak mempengaruhi data RTSPM yang sudah ada pada 2014 lalu.

“Masih tetap dengan tahun se­belumnya yakni, 20.050 RTSPM dengan total raskin berjumlah 300.750 kg per bulan,” tegasnya. Perolehan raskin maksimal sebesar 15 kg per kepala juga masih dijual seharga Rp1.600 per kilogram. (h/inl)

Editor: Administrator

Terkini

Menteri KKP Kunjungi Poltek KP Pariaman

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:56 WIB

Bupati Agam Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:42 WIB
X