Uang Suap Disediakan Annas untuk DPR

- Kamis, 12 Maret 2015 | 19:16 WIB

Dalam kesaksiannya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau itu mengakui hanya memberikan uang sebesar 100 ribu dolar AS dan Rp 500 juta kepada Annas.

Dalam persidangan, jaksa KPK memutarkan rekaman percakapan antara Annas dan Gulat. Dalam rekaman tersebut terungkap Annas meminta kepada Gulat untuk menyediakan Rp 2,9 miliar untuk pengurusan seluruh kebun di bawah Apkasindo di Riau, bukan hanya untuk tiga kabupaten.

“Jadi benar ‘kacang pukul’ (kode untuk uang) itu untuk Komisi IV DPR RI yang jumlahnya sebanyak 64 orang?” tanya JPU kepada Gulat.

“Yang jelas Bapak (Annas) minta. Bapak hanya bilang ini untuk bantu anggota DPR RI. Kalau tidak dapat uangnya (disuruh) pinjam,” katanya.

Gulat pun kemudian meminjam uang itu dari berbagai sumber. Di antaranya dari Direktur PT Extra Hokiana Triutama Edison Marudut Marsadauli sebesar 125 ribu dolar AS atau setara Rp 1,5 miliar. Selain itu, ada juga pemberian Rp 3 miliar dari Rp 8 miliar yang dijanjikan Presiden Direktur PT Duta Palma Surya Darmadi.

Setelah uang tersedia, Gulat pun melakukan komunikasi dengan Triyanto, ajudan Annas Maamun.

JPU KPK menyebut uang yang diberikan Gulat kepada Annas berkaitan dengan dengan pemulusan memasukan lahan kelapa sawit milik Gulat dan teman-temannya di Kabupaten Kuantan Singingi seluas 1.188 hektare dan Bagan Sinembah di Kabupaten Rokan Hilir seluas 1.214 hektare ke dalam revisi Surat Keputusan Menteri Kehutanan (SK Menhut) Nomor 673/Menhut-II/2014 tertanggal 8 Agustus 2014.

Namun saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh JPU, Gulat lebih banyak menjawab seadanya dan sering mengaku tidak mengingatnya. Dia bahkan sering berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Termasuk soal proses awal sebelum lahan miliknya diusulkan masuk dalam revisi SK Menhut.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PDIP dan Nasdem Berbeda Sikap Terkait Wacana PPHN

Selasa, 14 September 2021 | 12:57 WIB

Perempuan Kurang Minat Terjun Dalam Politik, Salah Siapa?

Selasa, 14 September 2021 | 11:40 WIB

Puan Maharani Dinilai Berhasil Pimpin DPR

Senin, 30 Agustus 2021 | 22:34 WIB
X