Pensiun PNS Bakal Dibayar di Muka

Administrator
- Selasa, 24 Maret 2015 | 20:13 WIB

Sistem baru tersebut, saat ini ma­sih dikaji pemerintahan Presi­den Joko Widodo. Diper­kira­kan, sistem baru ini baru mulai ber­­laku pada tahun 2017 men­datang.

Menurut Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Ne­ga­ra dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Setiawan Wangsaatmaja, skema ini ma­sih dibahas di internal pe­merintah. Nantinya akan ke­luar dasar hukum berupa Per­aturan Pemerintah (PP).

“Ini kan masih pem­ba­hasan, masih digodok. PP-nya kita harapkan selesai tahun ini, tapi diterapkannya mungkin 2017,” ungkapnya, Selasa (24/3).

Namun, lanjut Setiawan, nantinya akan ada masa tran­sisi. Untuk PNS yang pensiun sebelum aturan ini berlaku, maka masih akan berlaku pola pensiun seperti sekarang yaitu dibayarkan setiap bulan.

“PNS lama ya pakai skema lama. Jadi ada masa transisi, sehingga masih pakai dua skema. Artinya menunggu yang sudah pensiun lebih dulu, itu berakhir semua,” jelasnya.

Ketika seluruh PNS yang menggunakan pola pensiun lama berakhir, maka semua akan menggunakan sistem baru itu.

Diterapkan Negara Tetangga

Ditambahkannya, pola baru sudah diterapkan di sejumlah negara seperti Malaysia dan Australia.

“Malaysia dan Australia pakai sistem kontribusi pasti. Artinya, PNS dan pemberi kerja sama-sama mem­bayarkan iuran di awal dan kemu­dian memberikannya sekali­gus kepada PNS yang bersangkutan ketika sudah masuk usia pensiun,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

AHY Mulai Sindir PKS dan Nasdem: Bukan Kawin Paksa!

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:44 WIB
X