Menlu Retno Marsudi: WNI Dievakuasi dari Yaman Total 700 Orang

- Senin, 6 April 2015 | 19:30 WIB

 

700 WNI itu menurut Ret­no adalah akumulasi evakuasi sejak Desember 2014. Rin­ciannya, 332 WNI pada De­sember 2014, 148 WNI pada Februari 2015 dan 110 WNI pada 5 April 2015.

“Jadi total WNI yang sudah sampai di tanah air adalah 700,” jelasnya. Retno menga­takan saat ini masih ada 92 WNI yang sudah ada di luar Yaman namun belum sampai di tanah air. Kemlu sedang melakukan pengaturan kem­bali untuk memulangkan 92 WNI tersebut.

“Jadi total 92 yang sudah berada di luar Yaman tapi belum sampai ke Indonesia. Kita akan segera melakukan pengaturan untuk kembali ke Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu di Aden masih ada 89 WNI yang me­mang masih belum memiliki akses untuk ke pelabuhan karena situasi keamanan. Se­lain itu, tim dari Jakarta 2 hari yang lalu sudah berhasil masuk ke Tarim di wilayah timur Yaman untuk melakukan per­te­muan dengan para maha­siswa, dekan dan pengurus lembaga pendidikan di mana mereka sekolah.

“Di Tarim kita memiliki sekitar 1.500 mahasiswa. Jadi kita melakukan dialog dengan mereka dan mengimbau agar mereka mau dievakuasi,” kata Menlu.

Tim Kemlu, lanjut Retno, juga sudah melanjutkan perja­lanan menuju Almukalah. Namun karena faktor ke­ama­nan, tim tidak bisa masuk ke Almukalah.

“Kita sudah melakukan kontak dengan PPI di Almu­kalah dan menyampaikan pa­da PPI untuk membantu eva­kuasi dari Almukalah. Di Almukalah sudah ada 40 orang yang mendaftar untuk dievakuasi,” kata mantan Dubes RI untuk Belanda ini.

Di Tarim, ada sekitar 150 WNI yang juga sudah siap dievakuasi. Evakuasi di Tarim akan dilakukan melalui darat menuju Shalala perbatasan Oman. Dari Shalala para WNI akan diterbangkan lebih lanjut ke Indonesia.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Terpopuler

X