Politisi PDIP Ditangkap KPK

- Jumat, 10 April 2015 | 19:48 WIB

Dari penyidikan KPK su­dah resmi menetapkan Ad­riasnyah dan Andrew Hidayat sebagai tersangka. KPK men­jeratnya keduanya karena du­gaan kasus penyuapan untuk penerbitan surat izin usaha pertambangan..

“Penyidik menyimpulkan telah ditemukan bukti per­mulaan yang cukup, kemudian disimpulkan ada dugaan tin­dak pidana korupsi yang dila­kukan oleh A mantan bupati yang juga anggota DPR dan juga AH seorang pengusaha,” kata Plt Pimpinan KPK, Johan Budi dalam jumpa pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (10/4).

Adriansyah dikenakan Pa­sal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31/1999 yang diubah menjadi UU No­mor 20/2001 tentang Pem­berantasan Tindak Pidana Korupsi.  Sedangkan Andrew Hidayat dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUH Pidana.

Tim KPK menangkap Ad­riansyah saat sedang bertran­saksi di sebuah hotel di Sanur, Bali pada Kamis (9/4). Se­dang­kan Andrew ditangkap terpi­sah di kawasan Senayan, Ja­karta.

Penangkapan politisi asal Kalimantan Selatan itu mem­buat partainya bereaksi karena pada saat yang hampir bersamaan, PDIP tengah menggelar Kongres di Sanur, Denpasar.  PDIP segera mengambil tindakan tegas terhadap Adriansyah, anggota Komisi IV DPR yang di­tang­kap KPK di Sanur, Bali. Ad­riansyah dipastikan akan dipecat.

“Saya yakin yang bersangkutan dipecat langsung,” kata Sekretaris Fraksi PDIP DPR Bambang Wur­yanto saat dihubungi, Jumat (10/4).

Bambang mengatakan Mah­ka­mah Partai PDIP akan segera rapat hari ini. Dia yakin seyakin-yakinnya Adriansyah akan diputuskan lang­sung dipecat.

Soal anggota Polri, Kepala Bi­dang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul membenarkan penangkapan Agung, anggota Polsek Menteng.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Terpopuler

X