Panglima TNI Siap Tempatkan Prajurit di KPK

- Jumat, 8 Mei 2015 | 19:59 WIB

“Yang kosong antara lain Direktur Penyidikan, Direktur Pengawasan Internal, Biro Hukum, Biro Humas. Yang akan kosong Deputi Pen­ce­gahan karena Pak Johan jadi pimpinan,” terangnya.

Selain itu ada pula posisi Deputi Penindakan yang akan segera kosong. Pasalnya, De­puti Penindakan saat ini, Warih Sadono akan habis masa ke­r­janya pada bulan Juli men­datang. Warih memilih untuk kembali ke Kejaksaan Agung dan tidak mem­perpanjang ma­sa tugas di KPK.

Ruki menegaskan, semua posisi itu bisa diisi para prajurit TNI. Namun, Ruki menyebut bahwa dia menginginkan pra­jurit TNI yang sudah masuk jajaran perwira tinggi, atau minimal telah berpangkat bin­tang satu.

“Saya pikir tidak ada salah­nya kalau diisi oleh Pati TNI supaya ada TNI yang ber­gabung dengan KPK. Tentu lewat seleksi yang sama dengan yang lain,” tegas Ruki.

Namun tentu saja, jika ada personil TNI yang bergabung ke KPK, harus melalui proses alih status. Artinya, sang per­sonil TNI harus melepas jab­a­tannya dari kesatuan lamanya dan bergabung menjadi pe­gawai KPK.

Seperti apa aturan pe­re­krutan prajurit TNI oleh ins­tansi lain? Ketentuan ten­tang dinas prajurit militer diatur dalam Undang-Undang no­mor 34 tahun 2004 tentang TNI. Menurut pasal 47 ayat 1 UU tersebut, seorang prajurit TNI aktif dapat menduduki jabatan sipil setelah me­ngun­durkan diri atau pensiun dari dinas aktif keprajuritan.

Di ayat 2 dijelaskan bahwa prajurit aktif dapat menduduki jaba­tan pada kantor yang mem­bidangi koordinator Politik dan Keamanan Negara, Per­tahanan Negara, Sekretaris Militer Presiden, Intelijen Negara, Sandi Negara, Lem­baga Ketahanan Negara, De­wan Pertahanan Nasional, Search and Rescue (SAR) Nasional, Narkotik Nasional dan Mahkamah Agung. (bbs/ kom/ dtc/ ral/ sis)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PDIP dan Nasdem Berbeda Sikap Terkait Wacana PPHN

Selasa, 14 September 2021 | 12:57 WIB

Perempuan Kurang Minat Terjun Dalam Politik, Salah Siapa?

Selasa, 14 September 2021 | 11:40 WIB
X