Dewan Usulkan Gedung Khusus Pengunjuk Rasa

Administrator
- Rabu, 20 Mei 2015 | 19:50 WIB

Paripurna kali ini, kata Fahri membentuk tim implementasi refor­masi. Tim yang diketuai oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah itu me­miliki tugas memetakan pelaksanaan fungsi utama guna mewujudkan DPR yang kuat, aspiratif dan berkualitas se­bagaimana diamanatkan dalam kons­titusi.  Tim ini juga mencakup bi­dang Kedewanan, Sekretariat Jenderal atau sistem pendukung serta penguatan kelembagaan yang mencakupi sarana dan prasarana menuju kemandirian staf dan Anggaran.

Dalam bidang penguatan kelem­bagaan akan dilaksanakan secara eksternal dan internal yang melalui tujuh tahapan.

Tahap kedua, lanjut Fahri,  akan dibangun museum dan perpustakaan. Pembangunan museum akan meng­gunakan gedung bundar, yang se­kaligus menjadikan gedung sebagai cagar budaya. Sehingga, kata Fahri, gedung tersebut akan menjadi ikon nasional dan dunia yang di dalamnya kaya oleh sejarah dan ilmu pe­nge­tahuan.

“Tahap ketiga, membangun jalan akses bagi tamu dan publik ke gedung DPR sehingga mempermudah tamu dan publik untuk mengunjungi fasi­litas publik yang ada di DPR,” katanya.

Tahap keempat, yaitu membangun visitor center yang akan dikelola sebagai aktivitas menerima pe­ngun­jung harian untuk menimba ilmu, berdiskusi, berwisata serta urusan lainnya dan harus berada di basement dalam area yang tertutup.

“Tahap kelima, pembangunan ruangan pusat kajian legislasi dan perancangan UU, pusat kajian APBN, pusat kajian akuntabilitas keuangan negara dan pusat penelitian,” tam­bahnya.

Tahap keenam, yaitu pem­ba­ngu­nan ruang anggota dan tenaga ahli yang standar. Pembangunan ruang tersebut berlaku sama untuk semua anggota dewan dan staf pendukung. Namun sayang, Fahri tak men­jelaskan, berapa biaya yang harus dikeluarkan negara untuk mengimplementasikan rancangan tersebut.

“Tahap terakhir, integrasi ka­wasan, yaitu mengintegrasi tempat tinggal anggota dengan kantor kerja anggota yang secara umum akan menjadi ikon baru di ibu kota negara. Tempat ini nantinya akan menjadi tujuan kunjungan, baik warga negara Indonesia maupun asing yang ingin mengetahui perjalanan bangsa In­donesia,” tukasnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Ini Tokoh Wanita yang Layak Masuk Bursa Capres

Senin, 29 November 2021 | 17:55 WIB

5 Peran Penting Puan Maharani di Kancah Politik

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB

DPR Minta Dunia Jangan Lupakan Palestina

Senin, 29 November 2021 | 13:46 WIB
X