Unjuk Rasa di Depan Istana Nyaris Ricuh

- Rabu, 20 Mei 2015 | 19:51 WIB

Selain itu, dua mobil water canon pun telah diarahakan ke dekat barisan ratusan maha­siswa. “Pak polisi jangan provokasi kami, kawan-kawan mahasiswa jangan ter­pro­vokasi,” teriak orator dari atas mobil ko­mando di seberang Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5).

Saat ini ratusan aparat keamanan telah berdiri dan bersenjata lengkap dan mencoba mendekati barisan mahasiswa yang terus menyampaikan orasi politiknya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang melakukan aksi unjukrasa di depan Istana Negara membakar ban mobil bekas di depan Istana Negara. Puluhan polisi pun bersiaga dengan dua unit mobil water canon di depan pintu masuk Istana Negara.

Ban mobil bekas yang dibakar langsung dimatikan dengan kepolisian dengan men­ye­m­­protkan air, sehingga sempat terjadi gesekan, namun kondisi kembali kondusif. Saat ini ratusan kepolisian yang bersenta lengkap dengan berbaris di depan pintu Istana Negara.

Bawa Keranda Mayat

Sementara itu, puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STE Bank Mr Sjafruddin Prawira Negara, meminta Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk tidak memberikan harapan palsu kepada rakyat Indonesia.

Permintaan itu disampaikan saat unjuk rasa di depan Istana Negara Jakarta. Puluhan mahasiswa dalam melakukan aksinya mem­bawa satu buah keranda mayat yang ber­tuliskan PHP dan spantuk yang bertuliskan ‘Jokowi Presiden Dzolim’.

“Kami dizalimi, janji palsu Jokowi, Jokowi hanya pemberi harapan palsu (PHP),” kata seorang orator dalam orasinya di depan Istana Negara Jakarta, Rabu (20/5).

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Puan Maharani Desak Pemerintah Naikkan Upah Buruh

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:45 WIB

Payung Hukum PPHN Masih Jadi Perdebatan di MPR

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:18 WIB

Ini Nama Capres dari PDIP, Puan Dapat Kans Besar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:30 WIB
X