Jokowi Harus Ganti Menpora

- Minggu, 7 Juni 2015 | 20:51 WIB

Permintaan sejumlah kalangan itu dituangkan dalam berbagai alat. Salah satunya lewat spanduk yang terpampang di sejumlah ruas jalan di Jakarta Selatan, yang salah satunya terdapat di kawasan TB. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.

Dalam spanduk yang bernuansa warna merah, kuning, dan putih itu tertulis pernyataan bernada nyinyir, yaitu: Wasit ketemu Nah­rawi, wasitnya yang dikasih kartu merah sama Nahrawi #TurunkanNahrawi.

Selain itu, aksi tagar #TurunkanNahrawi ru­pa­nya juga marak di jeja­ring sosial media. Salah satu pengguna twitter @Anang­Cole204 me­nyampaikan ke­ke­cewaannya terhadap ki­ner­ja Imam dengan berkicau,

“Apanya yang mem­benahi? Membenahi malah bikin hancur. Lihat, imbas dari perbuatan anda, Bung!!!” tulis @Anang­Cole204, Ming­­gu (7/6/2015).

Bahkan, pengamat po­litik Prof Tjipta Lesmana pun menyuarakan hal sena­da terkait Imam yang harus diganti. Pasalnya, sebelum jatuhnya sanksi FIFA, Men­pora melakukan mem­be­kukan PSSI setelah dianggap tak mengindahkan teguran dari lembaganya.

Pembekuan PSSI oleh Imam Nahrawi dinilai seba­gai langkah blunder karena semakin mendekatkan In­donesia dengan sanksi FIFA.

“Dia (Imam Nahrawi) harus dipecat. Kenapa? Jelas sekali, dia (Imam Nahrawi) melanggar hukum, mem­bakar lumbungnya. PSSI itu tidak bisa dibekukan (oleh Pemerintah),” kata Prof Tjip­ta Lesmana dalam se­buah kesempatan TV na­sional, Minggu (10/5/2015) lalu.

Pasca sanksi PSSI yang disampaikan oleh FIFA, kabar Menpora Imam Nah­rawi akan di-reshuffle pun kian tajam. Bahkan, ber­dasarkan informasi yang diterima oleh INI­LAH­COM, Imam akan digur dari jabatannya. Iman akan di­daulat menjadi Kepala Badan Urusan Haji sehingga mengakibatkan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag akan dilikuidasi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Menteri KKP Kunjungi Poltek KP Pariaman

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:56 WIB

Bupati Agam Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:42 WIB
X