Formappi Minta Setjen Buka Data Ijazah DPR ke Publik

- Kamis, 24 September 2015 | 20:11 WIB

“Saya kira, memang lebih baik jika Sekjen DPR membuka ijazah anggota ke publik. Karena diduga, masih ada anggota DPR yang menggunakan ijasah bodong ini,” ujar Lucius dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (24/9).

Dimana sebelumnya, beberapa anggota DPR sempat kedapatan menggunakan ijazah palsu, meski yang bersangkutan telah membantah penggunaan ijazah palsu tersebut.

Menurut Lucius, bantahan semacam ini sudah lazim. Tapi, yang perlu dilakukan sebenarnya adalah keterbukaan dan kejujuran soal gelar akademik itu.

“Kampus itu juga harus memberi klarifikasi agar persoalan menjadi clear,” kata dia.

Menurut dia, penjelasan terbuka sangat penting mengingat kasus dugaan ijazah palsu anggota DPR sudah menjadi atensi tersendiri di masyarakat. Untuk itu, dia mendesak Setjen DPR membuka data ijazah DPR ini. Apalagi, UU Keterbukaan Informasi Publik sudah menjamin itu.

“Artinya, publik wajib mengetahui ijazah para wakil rakyat ini,” jelasnya.

Majelis Kehormatan Dewan (MKD), jelas Lucius, memang cukup aktif memerangi penggunaan ijasah palsu anggota DPR. Namun dalam perjalanan, pengungkapan serius dari pihak internal DPR untuk memastikan ke­benaran atau dugaan ijazah palsu pada anggota-anggotanya belum jelas perkembangannya.

“Yang pasti harus ada upaya serius untuk mengungkap dugaan ijazah palsu ini. Meng­harapkan pihak internal DPR seperti MKD untuk melakukannya nampaknya akan sia-sia,” ujar dia.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Golkar Dukung Presiden Libatkan Ulama Perangi Pandemi

Selasa, 3 Agustus 2021 | 15:06 WIB
X