BNPB Gelontorkan Dana Rp385 Miliar

- Minggu, 11 Oktober 2015 | 18:49 WIB

Sutopo mengatakan dari Rp 385 miliar yang sudah dihabiskan, Rp 21 miliar di antaranya digunakan untuk operasional aktivasi posko dan personel di enam pro­vinsi.

“Totalnya dibutuhkan berapa, kita belum tahu, karena bencana masih ber­langsung,” ujarnya ke­pada wartawan di kan­tor BN­PB, di Matraman, Ja­karta Ti­mur, Minggu (11/10/2015).

BNPB menurut Sutopo sudah mengajukan anggaran tambahan sebesar sekitar Rp 700 miliar, dari Ke­men­terian Keuangan (Ke­men­keu). Permintaan tersebut menurutnya sudah disetujui, dan siap digelontorkan ke rekening BNPB.

“Uang ini akan digu­nakan untuk bencana asap dan bencana lainnya,” tutur Sutopo.

Selama operasi pe­nang­gulangan bencana keba­ka­ran hutan dan la­han, BNPB sudah menge­rahkan 19 helikoper dan empat pesawat, yang di­kumpulkan dari berbagai institusi. Rencananya satu unit helikopter Chinook dari Singapura, satu unit pesawat Bombardier dari Malaysia dan satu unit pe­sawat Hercules C-130 dari Australia, akan bergabung dalam operasi BNPB.

Dalam operasi penang­-gulangan kebakaran hu­tan, BNPB sudah me­ngi­rimkan 2.909 personel dari berbagai lembaga, antara lain TNI, Polri, dan per­sonel BNPB. Di Sumatera Selatan telah dikirimkan 1.015 personel TNI, dan 600 personel Polri. Se­dang­kan di provinsi Riau sudah dikirimkan 1.250 orang personel TNI.

Selain itu BNPB juga sudah mengirimkan 90 unit pompa apung dengan 30 unit di antaranya merupakan pompa apung, dan 30 di antaranya merupakan pom­pa besar. BNPB juga sudah mengirimkan 840 meter selang, 250 ribu masker untuk masyarakat, dan 1.000 masker untuk petugas. (h/trn)

Editor: Administrator

Terkini

Menteri KKP Kunjungi Poltek KP Pariaman

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:56 WIB
X