Pemerintah Tetapkan Hari Santri 22 Oktober

- Kamis, 15 Oktober 2015 | 19:49 WIB

Sebelumnya, pengurus pon­­dok pesantren Babus­sa­lam, Agus Thoriq dalam sam­butannya menantang ca­lon presiden nomor urut 2, Jo­ko Widodo untuk men­­ja­dikan tanggal 1 Mu­har­ram men­jadi Hari Santri Nasional apa­bila terpilih sebagai presi­den.

“Kami harap pak Joko­wi jika terpilih menjadikan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional,” ujar Agus dalam acara yang digelar di halaman pondok pesantren Babussalam, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (27/6/2014).

Agus mengatakan kebe­radaan santri akan terper­hatikan jika para­san­tri men­dapatkan penghargaan ter­se­but. Untuk menguatkan komitmen itu, Agus memin­ta kepada Joko Wido­do untuk menandatangani pe­ne­tapan 1 Muharram seba­gai Hari Santri Nasional.

Setelah itu, pria yang akrab disapa Jokowi ini di penghujung pidatonya me­nya­takan siap menetapkan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional di hadapan ratusan orang yang terdiri dari warga dan santri.

“Hari Santri Nasional saya sanggupi. Itu wajib. Tapi yang penting nanti pada tanggal sembilan,” ucap mantan Walikota Solo ini.

Setelah berucap janjinya, Jokowi menandatangani komitmen penetapan ter­sebut di hadapan para sepuh pondok pesantren Babus­salam dan fungsionaris par­tai seperti Ahmad Basarah dari PDI Perjuangan dan Marwan Ja’far dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (h/trn)

Editor: Administrator

Terkini

Jangan Asal Nyapres, Wajib Patuhi Hal Ini

Sabtu, 25 September 2021 | 16:25 WIB

PDIP dan Nasdem Berbeda Sikap Terkait Wacana PPHN

Selasa, 14 September 2021 | 12:57 WIB

Perempuan Kurang Minat Terjun Dalam Politik, Salah Siapa?

Selasa, 14 September 2021 | 11:40 WIB
X