Jaksa Agung: Biasa-biasa Saja

- Senin, 19 Oktober 2015 | 19:36 WIB

"Saya kan pembantu presiden, wakil presiden. Biasa-biasa saja kan," ujarnya, Senin kemarin.

Prasetyo mengaku, pembicaraan yang dibahas bersama presiden seputar tugas pokok dan fungsi Jaksa Agung. "Sesuai tupoksi kan. Tidak ada masalah," ujar mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) tersebut.

Prasetyo juga membantah adanya pembicaraan mengenai posisinya sebagai eks politisi NasDem dengan kasus yang menjerat eks Sekjen NasDem Patrice Rio Capella. Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada kaitan antara kasus tersebut dengan institusi yang kini dipimpinnya, Kejaksaan Agung.

"Memang itu ada masalah di NasDem. Jangan dikaitkan de­ngan kita. Tidak ada urusan," tegasnya.  Prasetyo menyebut, isu-isu yang banyak berhembus merupakan upaya para koruptor untuk menjatuhkan penegakan hukum. Sehingga hal itu me­nurutnya sangat konyol.

"Saya melihat ini upaya ko­ruptor untuk fight back. Kita lihat sekarang kejaksaan kan tidak tidur-tiduran saja. Kita bekerja dan akhirnya banyak yang asal tembak seperti itu. Itu kan ko­nyol," sebut Prasetyo.

Keterangan senada juga di­lontarkan Tim Komunikasi Pre­siden, Ari Dwipayana. Dikatakan, dalam pertemuan itu Presiden meminta Jaksa Agung untuk lebih tegas dalam menegakkan hukum.

Karena pembangunan eko­nomi tak akan terwujud apa­bila penegakkan hukum tidak tegas. Ari juga membantah perte­muan itu terkait dengan kasus yang kini melibatkan eks Sekjen NasDem Patrice Rio Capella.

"Secara umum saja yang dibi­carakan dengan beliau tadi. Lebih banyak pada penegakkan hu­kum," ujar Ari.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Golkar Dukung Presiden Libatkan Ulama Perangi Pandemi

Selasa, 3 Agustus 2021 | 15:06 WIB
X