Kerap Dibilang Gabut, Ternyata Begini Kinerja Puan Maharani Selama Jadi Menko PMK

- Minggu, 28 November 2021 | 11:55 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketika menjabat sebagai Puan Maharani Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), dia dikenal sebagai sosok yang jarang menghebohkan media. Puan lebih memilih fokus terhadap tugas yang harus dikerjakannya, bukan pada pemberitaan media tentang dirinya.

Sebagai seorang Menko PMK, tugasnya tidak hanya menjalankan program kerja saja, tapi Puan juga diharuskan memiliki kemampuan untuk mengkoordinir kementerian-kementerian yang ada di bawahnya.

Baca Juga: Ternyata Begini Karakter Kepemimpinan Puan Maharani

Setidaknya ada 8 kementerian yang berada di bawah koordinasi Puan Maharani yakni Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Dari keseluruhannya, ada beberapa Kementerian yang mendapatkan apresiasi positif terkait kinerja yang mereka lakukan ketika berada dibawah kepemimpinan Puan Maharani, sebut saja Kemenag, Kemensos, dan Kemendikbud.

Baca Juga: Ketua DPR Puan Maharani akan Hadiri Sidang IPU ke-143 di Madrid Spanyol

Saat itu, Kemenpora mendapatkan apresiasi positif karena Indonesia mampu berjaya di dunia olahraga internasional. Lalu, Kemensos berhasil membuktikan kinerja yang sangat bagus terkait bantuan sosial dan program kreatif bagi masyarakat. Selanjutnya, Kemendikbud juga mendapat apresiasi positif terkait kinerja dalam bidang pendidikan.

Saat menjabat sebagai Menko PMK, tugas Puan Maharani difokuskan pada tiga hal. Apa saja?
Kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial. Ketika itu, Puan berhasil menurut an tingkat kemiskinan di tahun 2016, yang turun menjadi 10,8 persen dari sebelumnya sebesar 11,2 persen pada tahun 2015.

Selain itu, pada 2016 tingkat pengangguran juga ikut turun menjadi 5,8 persen dibandingkan dengan tahun 2015 yang persentasenya 6,18 persen. Persentase tersebut disebut sebagai angka pengangguran terendah sejak era reformasi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X