Sebut Anies dan Sandi Tak Bisa Jadi Presiden, Pengamat: Arief Poyuono Jangan Terjebak Etnosentrisme

- Senin, 6 Desember 2021 | 14:45 WIB
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -
Pengamat komunikasi politik M Jamiluddin Ritonga menyayangkan  pernyataan Arief Poyuono yang menyebutkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tidak bisa jadi presiden karena bukan dari suku Jawa.

"Pernyataan Arief Poyuono itu mengarah etnosentrime. Negeri multi etnik ini dinilainya hanya akan dipimpin oleh suku Jawa. Suku lain seolah tertutup untuk terpilih menjadi presiden," kata Jamil kepada media ini, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: Pilpres 2024, Jamiluddin Ritonga: Golkar Harus Realistis

Sikap etnosentrime tersebut menurut Jamil tentu membahayakan perkembangan demokrasi di Indonesia. Sebab, sikap etnosentrisme itu pada umumnya berkembang di negara totaliter.

Jamil mencontohkan apa yangq dipraktekan Adolf Hitler saat memimpin Jerman. Hitler melalui NAZI terus menerus mengagungkan rakyat Jerman sebagai bagian dari Ras Arya.

NAZI menilai Ras Arya ras paling unggul, karena itu paling berhak memimpin dunia. Ras lain hanya pecundang, karenanya syah untuk dipimpin dan dikuasai.

AiesBaca Juga: Pengamat: Tidak Ada Kepentingan Anies dalam Reuni 212

"Sikap seperti itu tentu sangat tidak cocok di negara demokrasi. Sebab, mereka akan terus berupaya mendominasi dengan tidak memberi ruang bagi suku lain untuk memimpin.
Indonesia yang dihuni multi etnis, tentu sikap etnosentrisme dapat mengganggu NKRI. Suku lain akan merasa tertutup untuk menjadi presiden. Hal itu dapat membuat frustasi suku lain," " kata Jamil.

Selain itu, dia menilai pernyataan Arief Poyuono juga terlalu mengenalisir orang Jawa. Semua orang Jawa seolah sudah pasti akan memilih sukunya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Megawati Ulang Tahun, Kader PDIP Berikan Kado Ini

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:45 WIB

PKS Minta Sektor Kelistrikan Jangan Diliberalisasi

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:15 WIB

42 Desa di Kerinci Bakal Gelar Pilkades Serentak

Kamis, 20 Januari 2022 | 04:20 WIB
X