Gerindra Tunjuk Supardi Sebagai Ketua DPRD Sumbar, Hidayat Ketua Fraksi

- Kamis, 12 September 2019 | 22:27 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Teka teki ketua DPRD Sumbar terjawab sudah. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebagai partai politik peraih suara terbanyak Pemilu 2019 di Sumbar menurunkan surat penunjukan Ketua DPRD Sumbar definitif.


Dari 14 legislator yang duduk di DPRD, partai berlambang kepala garuda ini memutuskan menunjuk Supardi sebagai Ketua DPRD. Surat Keputusan (SK) penunjukan ditandatangani langsung Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum, Prabowo Subianto.


“Surat ini memang tertanggal 27 Agustus, namun baru diserahkan kepada DPD Gerindra Sumbar, Rabu (11/9). Alhamdulillah saya dipercaya mengemban amanat ini,” ujar Supardi di Kantor DPRD Sumbar, Kamis (12/9).


Hingga kemarin DPRD masih dipimpin Ketua dan Wakil Ketua Sementara, Desrio Putra dan Irsyad Syafar. Untuk periode 2019-2024 DPRD Sumbar bakal dipimpin oleh 4 partai pemenang pemegang kursi terbanyak Pileg 2019, selain jatah Ketua DPRD dipegang Gerindra, tiga partai lain yakni PKS, Demokrat dan PAN akan mendapat jabatan wakil Ketua DPRD.


Sekretaris Dewan DPRD Sumbar, Raflis mengatakan, hingga kemarin Sekretariat sudah menerima tiga SK pimpinan. Selain Supardi dari Gerindra, ada juga SK dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas nama Irsyad Syafar, Partai Amanat Nasional (PAN) atas nama Indra Datuk Rajo Lelo. Sedangkan untuk yang ke empat yakni dari Demokrat belum juga turun.


“Kita masih menunggu Demokrat, jika semua SK tuntas segera akan dikoordinasikan dan digelar paripurna pelantikan,” ujar Raflis di hari yang sama.


Wakil Ketua Asosiasi Sekwan se Indonesia ini melanjutkan, paling cepat berkemungkinan, pelantikan unsur Pimpinan DPRD dapat dilakukan Senin depan (16/9).


Secara umum setelah semua alat kelengkapan dewan (AKD) diantaranya Pimpinan, Komisi, dan Fraksi terbentuk dan dilantik, sejumlah agenda dan tugas besar sudah menunggu 65 Anggota DPRD Sumbar periode ini.


Sementara itu, Supardi kembali menerangkan, banyak hal dan fokus kerja yang akan segera dikerjakan. Yang paling mendesak diantaranya eksekusi Perubahan Anggaran APBD 2019, dan pembahasan Rancangan APBD 2020, yang nota pengantarnya akan disampaikan setelah pimpinan definitif terbentuk.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Golkar Dukung Presiden Libatkan Ulama Perangi Pandemi

Selasa, 3 Agustus 2021 | 15:06 WIB
X