Kritik Pidato Giring, PPP: Terlihat Tidak Ada Kematangan Berpolitik Ketum Partai

- Minggu, 26 Desember 2021 | 18:55 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha dalam perayaan HUT ke-7 PSI di Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (22/12/2021). (republika.co.id)
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha dalam perayaan HUT ke-7 PSI di Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (22/12/2021). (republika.co.id)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Wilayah DPW PPP DKI Jakarta, Najmi Mumtaza Rabbany mengkritik Ketum PSI, Giring Ganesha, yang menyebut Indonesia akan suram jika pemimpin yang terpilih kelak adalah seorang pembohong.

Najmi menilai pidato tersebut provokatif dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, terkhusus bagi anak muda yang menjadi ciri khas PSI.

Baca Juga: Sentil Giring, Wagub DKI: 4 Tahun Terjadi Perubahan Luar Biasa di Jakarta

“Saya justru menyesalkan tidak adanya kematangan dalam berpolitik dari seorang ketum partai. Isi pidato tersebut cenderung asumtif dan provokatif semata. Dengan pidato yang seperti itu, sulit untuk kita percaya bahwa partai tersebut dapat memberi pelajaran politik untuk kaum muda,” ujar Najmi dikutip dari Kumparan.com, Minggu (26/12).

Menurut dia, partai politik seharusnya memunculkan dan mewujudkan berbagai program untuk masyarakat, tidak justru menimbulkan permusuhan antarpartai politik dengan cara mengadu domba.

Baca Juga: Dihadapan Jokowi, Giring Sebut Indonesia Suram Jika Presiden Terpilih Seorang Pembohong

”Bang Giring itu kan mantan vokalis, wajar kalau suka nyanyi. Dan harus diingat, anak muda sukanya adu program bukan adu domba.” Najmi.

Ia juga mengimbau agar PSI tidak lagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan negatif yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Alih-alih membela keberagaman, ucapan Bang Giring justru mengancam persatuan dan kerukunan masyarakat. Masyarakat punya preferensi politik dan perilaku memilihnya sendiri. Jangan sampai ke depan Bang Giring dan teman-teman justru mengemukakan pernyataan-pernyataan politik yang terkesan anti-Islam,” tutup dia.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

X