Berlevel Nasional, Cabup Solok Maigus Tinus Berkomitmen Membangun Daerah

Administrator
- Selasa, 23 Juni 2020 | 00:41 WIB

Dalam eskalasi Pilkada Kabupaten Solok 2020, Maigus menyerahkan sepenuhnya ke masyarakat untuk menentukan pilihan di Pilkada nanti. Baginya, jika dirinya ditakdirkan untuk orang banyak, apapun hasilnya, dirinya akan ikhlas. Namun, dalam proses saat ini, Maigus mengaku sudah sangat bersyukur. Tidak hanya karena dukungan terus mengalir, namun dirinya juga merasakan dirinya diaambut dalam suasana yang hangat di berbagai daerah di Kabupaten Solok.

Optimisme Maigus semakin meninggi, karena dari pengalaman di berbagai daerah di Sumbar dan Indonesia, ada tren generasi muda dipercaya mengambil alih kendali pemerintahan. Menurutnya, anak muda adalah generasi yang berfikir cepat, tidak rumit dan terbuka terhadap perubahan. Bekerja sama, dalam eskalasi politik dengan mengajak semua pihak, membuat energi positif senantiasa bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah, saya disambut positif, banyak simpati dan berharap untuk perubahan,” ungkapnya.

Terkait politik uang (money politics) di eskalasi Pilkada Kabupaten Solok 2020 mendatang, Maigus menilai opini tersebut boleh-boleh saja. Tapi, menurutnya masyarakat Kabupaten Solok sudah cerdas. Menurutnya, money politics hanya ada di kalangan tertentu. Maigus mengaku tidak mencemaskan adanya money politics. Meski bisa saja terjadi, tapi menurutnya bukanlah penentu.

Untuk kendaraan di Pilkada Kabupaten Solok 2020, Maigus sudah mendaftar di sejumlah parpol yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Solok 2019-2024. Semua prosedur diikuti Maigus dengan maksimal. Di antaranya dalam penyampaian visi misi dan assesmen. Menurutnya, Parpol juga pasti ingin yang terbaik, yakni yang akan memberikan nilai tambah bagi Parpol dan masyarakat.

“Dari komunikasi dengan berbagai Parpol, ternyata sangat terbuka untuk kemajuan. Mudah-mudahan bisa tergambar di hasil akhir. Parpol juga pasti ingin yang terbaik, yakni yang akan memberikan nilai tambah bagi Parpol dan masyarakat,” ujarnya.

Maigus juga mengaku tidak mempermasalahkan dirinya bakal diusung oleh partai berbasis agama atau bukan. Menurutnya, semua Parpol di Kabupaten Solok diisi oleh orang-orang yang dekat dengan agama. Sementara, untuk calon yang akan diusung, tergantung kepada pribadi masing-masing.

“Tak harus partai berbasis agama. Apapun label, jika niat sama-sama baik, hasil yang didapat juga akan sangat baik. Buktinya parpol lakukan penjaringan terbuka. Baik dari kader maupun dari eksternal Parpol,” ujarnya. (*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Deretan Perempuan Hebat dalam Keluarga Puan Maharani

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:30 WIB

Ini Tokoh Wanita yang Layak Masuk Bursa Capres

Senin, 29 November 2021 | 17:55 WIB

5 Peran Penting Puan Maharani di Kancah Politik

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB
X