Politik Dinasti Makin Nyata, Gibran dan Bobby Maju Pilkada

- Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:05 WIB

HARIANHALUAN.COM - Pengamat menilai apa yang terjadi pada politik yang dilakukan oleh keluarga Presiden Jokowi usai putra dan menantunya maju dalam Pilkada sudah masuk kategori politik dinasti.

Namun, politik dinasti ini dinilai dipaksakan karena keduanya tak memiliki latar belakang politik dan secara tiba-tiba maju dalam Pilkada 2020. Tanpa melihat kualitas yang dicalonkan.

"Boleh dikatakan itu masuk kategori politik Dinasti. Karena yang didorong dari keluarga sendiri. Apalagi anak kandung dan anak mantu," kata Ujang ketika dihubungi, Rabu (12/8/2020).

"Dinasti politik di negara lain pun ada. Namun Dinasti politik di Indonesia terlalu dipaksakan. Tak melihat kualitas yang dicalonkan. Kita tahu, Gibran dan Bobby tak pernah aktif di partai politik. Tak pernah berkeringat dan berdarah-darah di partai politik. Tak punya pengalaman pemerintahan, dipaksakan untuk jadi walikota di daerahnya masing-masing," lanjut Ujang.

Ujang pun menyinggung, ucapan Jokowi yang pernah bilang kalau keluarganya tak berminat politik. Namun, saat ini keduanya maju di saat Jokowi tengah menjabat presiden.

"Dan Jokowi juga dulu pernah berkata, keluarganya tak berminat di politik. Tapi itulah politik. Mungkin karena sedang memiliki jabatan dan kekuasaan, pada akhirnya mendorong anak dan mantunya menjadi kepala daerah," ujarnya.

erkait peluang Gibran dan Bobby, Ujang menilai keduanya bisa menang. Partai pendukung Jokowi akan mengupayakan kemenangan keduanya. Ujang menyebut Jokowi memiliki kekuatan full sebagai presiden.

"Gibran akan menang mudah. Bahkan bisa lawan kotak kosong. Bobby juga ujungnya menang. Karena keduanya keluarga presiden, tentu akan diupayakan menang. Ini soal harga diri presiden, Soal harga diri keluarga Jokowi, Harga diri RI-1. Jadi akan menang keduanya," katanya.

"Karena presiden punya kekuatan full untuk bisa menangkan keduanya. Punya power, punya hukum, uang, jaringan, birokrasi, dan lain lain untuk bisa memenangkan keduanya," imbuh Ujang.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Puan Maharani Desak Pemerintah Naikkan Upah Buruh

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:45 WIB

Payung Hukum PPHN Masih Jadi Perdebatan di MPR

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:18 WIB

Ini Nama Capres dari PDIP, Puan Dapat Kans Besar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:30 WIB
X