Amanat Konstitusi, LaNyalla Dorong Indonesia Aktif Akhiri Konflik Militer Rusia-Ukraina

- Jumat, 25 Februari 2022 | 21:21 WIB
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai pengaturan soal speaker Masjid dan Musala secara nasional kurang bijak. (instagram @dpdri)
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai pengaturan soal speaker Masjid dan Musala secara nasional kurang bijak. (instagram @dpdri)

SURABAYA, HARIANHALUAN.COM - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendorong pemerintah Indonesia melakukan diplomasi tingkat dunia untuk membantu menyelesaikan konflik Rusia dan Ukraina.

“Sebagai negara yang cinta perdamaian dan komitmen menjalankan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia perlu melakukan langkah konkret untuk mencegah meluasnya konflik militer Rusia dan Ukraina,” ucap LaNyalla yang sedang reses di Jawa Timur, Jumat (25/2/2022).

Menurut LaNyalla, apapun alasannya perang akan merenggut banyak korban dari masyarakat sipil, terutama dari kalangan anak-anak dan perempuan.

Baca Juga: Rusia Siap Negosiasi, PBB Perkirakan 100.000 orang Ukraina Mengungsi

"Perang tidak dapat diterima di belahan dunia manapun. Pemerintah kita, terutama Presiden Jokowi harus segera mengambil bagian dari penyelesaian konflik internasional, terutama agar korban sipil tidak terus bertambah,” tegasnya.

LaNyalla berharap pemerintah Indonesia dan negara lainnya mampu menekankan kepada pihak yang berkonflik agar tidak menambah persoalan global di tengah pandemi Covid-19.

"Perang tentunya akan mempersulit proses pemulihan, baik dari sisi kesehatan maupun pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.

Baca Juga: Resmi! Situasi Rusia dan Ukraina Memanas, Balapan F1 di Rusia Ditunda Sementara

LaNyalla juga menyorot dampak konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya peperangan kedua negara berpengaruh bagi Indonesia, terutama dari sektor perdagangan dan investasi.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prabowo Maju Pilpres 2024, Jokowi: Ya Silahkan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:11 WIB
X