Jika Pemilu 2024 Ditunda, Anis Matta Khawatirkan Jokowi Dijatuhkan Rakyat

- Kamis, 31 Maret 2022 | 09:27 WIB
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta

 

HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninggalkan warisan atau legacy yang baik sebagai seorang pemimpin saat mengakhiri jabatannya sebagai Presiden RI pada 2024 mendatang.

"Jokowi perlu menyiapkan pemimpin Indonesia berikutnya melalui Pemilu 2024 yang mampu menghadapi krisis berlarut yang jauh lebih berat dari sekarang," kata Anis Matta dalam Gelora Talk bertajuk "Gaduh Siasat Tunda Pemilu 2024, Menakar Manuver Elit Politik", Rabu (30/3/2022) petang.

Ditekankan Anis, alasan terbesar melakukan pemilu tepat waktu adalah karena krisis besar itu membutuhkan pemimpin baru. Alasan terbesarnya di situ bukan justru dipakai sebagai alasan untuk menunda pemilu.

Dalam diskusi yang digelar secara daring ini, Anis Matta mengatakan, sejak awal pandemi dua tahun lalu, ia sudah mengingatkan, bahwa setelah pandemi akan ada krisis ekonomi, kemudian berlanjut pada krisis sosial dan politik secara global.

Baca Juga: Naikkan Harga Pertamax, Mulyanto: Pemerintah Tak Konsisten

Perang antara Rusia-Ukraina yang tidak diprediksi sebelumnya akan menjadi disrupsi besar dalam tatanan global dan memperdalam krisis ekonomi yang sudah ada.

"Saya percaya, pada 2024 nanti krisis yang jauh lebih besar akan terjadi. Justru itu menjadi sebab, kenapa kita membutuhkan pemilu tepat waktu," ujarnya.

Anis Matta mengajak semua elit tidak memaksakan ide penundaan pemilu, karena selain ditolak rakyat, secara konstitusi juga tidak memberi ruang saat ini. Jika ide tersebut, tetap dipaksakan, maka akan ada penolakan kuat dari rakyat.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Prabowo Maju Pilpres 2024, Jokowi: Ya Silahkan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:11 WIB
X